Example floating
Example floating
banner 970x200
Blog

di copi paste pa Relawan Milenial Zahir ,KECAM,Penangkapan ,Sang Paslon,Polda Sumut tak Baca Telegram Kapolri.

39
×

di copi paste pa Relawan Milenial Zahir ,KECAM,Penangkapan ,Sang Paslon,Polda Sumut tak Baca Telegram Kapolri.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jurnalpolri.com.,Provinsi Sumatra Utara
Batu.Bara.Penangkapan terhadap Bakal Calon Bupati Baru.Bara Ir.H.Zahir,MAP,Menambah Panas Suhu Politik di Kabupaten Batu Bara yang memang sudah Cukup tinggi apakah ini akan mempengaruhi hasil Pilkada Nanti,Hanya waktu yang akan menjawab,atau Mungkin Polda Sumut yang akan memberikan Plot twist terbaru.

Penangkapan Bakal Calon Bupati Batu Bara ,Ir.H.Zahir MAP oleh Polda Sumut ,telah menimbulkan Gelombang Kritik dari berbagai Pihak.

banner 300x600

Terutama dari kalangan ,Relawan Milenial Zahir ,yang memilih Caleg DPR yang lama DPR,dari PDI,Perjuangan (PDIP) hanya ada (4) Korsi di Pilegeslatif yang lalu Mendapat 10 Korsi di DPRD Batu Bara 2024,di tambah satu Korsi di DPRD,Provinsi.

Dalam sebuah Pernyataan Pedas ,Muhamad Syafii salah satu Anggota tim Relawan ,dengan lantang mempertanyakan Apakah Polda Sumut Sudah baca ,Telegram Kapolri,Atau Belum.
Adapun aturan ini dimuat dalam Surat Telegram (ST) dengan Nomor ST/1160/V/RES,1.24.2023 tentang Penundaan Proses. Hukum terkait Pengungkapan Kasus tindak Pidana yang melibatkan Peserta Pemilu 2024.

Kepala Devisi Humas Polri.Irjen Sandi Nugroho membenarkan Soal ketentuan tersebut,menurut dia hal ini dibuat guna menjaga situasi selama Pemilu berlangsung tetap Kondusif ,

Memang sudah ada Petunjuk melalui STR tersebut bahwa dalam rangka menjaga Kondusivitas untuk kegiatan Pemilu ini,kata sandi di Jakarta Utara,Jumat 13/10/2023.di lansir Media Jurnalpolri.

Untuk kita tunda dulu sehingga tidak memengaruhi nantiny
a ada Kepentingan kepentingan pihak pihak tertentu dalam pelaksanaan nya ,ujar nya lagi.

Isinya Bukan resep masakan atau Playlist lagu hits ,melainkan delapan intruksi Khusus untuk seluruh Kapolda SE Indonesia salah satu Point’ nya Cukup jelas bahwa Proses penyelidikan dan Penyidikan terhadap yang diduga melakukan tindak Pidana agar ditunda dan tidak ada lagi Pemanggilan atau upaya Hukum lain hingga tahapan Pemilu dan Pilkada Selesai.

Namun tampak nya ,Polda Sumut memilih jalur Skip atau mungkin ,dalam bahasa Milenial ,MuteChat,bukan nya mematuhi arahan .

Mereka malah lanjut dengan upaya hukum yang seharus nya di-pause dulu Tentu saja ,tindakan ini memunculkan Pertanyaan ,Apakah Polda Sumut terlalu sibuk dengan urusan lain hingga lupa membaca instruksi Atasan nya (Kapolri)

Kapolri perlu tahu ,Anggota bawahan nya disini mungkin butuh Kacamata baru ,atau mungkin butuh kursus kilat ,
Tentang cara membaca dan mengikuti arahan ,Ujar Syafii dengan nada Sarkastik ,kami hanya berharap ,Keadilan ditegak kan sesuai dengan aturan yang sudah ada ,bukan aturan yang tiba tiba berubah kerena lupa dibaca.

Tak terhenti disitu ,Syafii juga menegaskan bahwa Relawan Milenial Zahir tidak akan tinggal diam ,Kami akan segera turun kejalan bersama kawan kawan lain nya untuk melakukan Aksi Demokrasi ,ini bukan sekedar membela Paslon kami,tapi juga membela Prinsip keadilan dan Demokrasi yang sudah seharus nya sitehak kan di Negeri ini ,tambahnya dengan semangat yang berkobar.(Khairil.lbs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *