Example floating
Example floating
banner 970x200
Polri

8 Ditressiber Baru, Polri Siap Lawan Kejahatan Siber

167
×

8 Ditressiber Baru, Polri Siap Lawan Kejahatan Siber

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Jakarta – Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Polri terus berbenah. Salah satu langkah terbarunya adalah pembentukan delapan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber), sebagai respons atas maraknya kejahatan di dunia maya.

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divisi Humas Polri, menyatakan bahwa perubahan struktur ini memperkuat Polri dari pusat hingga daerah.

banner 300x600

“Polri terus berkembang, khususnya dalam penanganan siber dengan pembentukan Ditressiber di beberapa Polda,” ujar Trunoyudo, Rabu (9/10/2024).

Ditressiber ini akan hadir di delapan Polda, yaitu Polda Metro Jaya, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Tengah, dan Papua. Struktur baru ini menambah daya serang Polri dalam menghadapi ancaman digital yang terus meningkat.

Langkah ini sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menilai bahwa keamanan siber menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas negara.

“Pembentukan ini bukan hanya respons terhadap situasi, tapi bagian dari strategi jangka panjang Polri,” tambah Trunoyudo.

Sebagai pilar utama, para perwira terpilih akan memimpin Ditressiber di masing-masing wilayah. AKBP Doni Satria Sembiring akan memimpin Ditressiber Polda Sumatera Utara, sementara Kombes Setyo K Heriyanto dipercaya untuk Polda Metro Jaya.

Selain itu, AKBP Resza Ramadiansyah akan memegang komando di Polda Jawa Barat, dan Kombes Himawan Sutanto Saragoh di Polda Jawa Tengah. Ditressiber Polda Jawa Timur akan dipimpin oleh Kombes R Bagoes Wibisono Handoyo.

Untuk wilayah Bali, AKBP Ranefli Dian Candra akan bertugas, sementara di Sulawesi Tengah, AKBP Taufik Sugih Adhadi akan memimpin. Sedangkan di Papua, AKBP Syansyrujak akan menjabat sebagai Dirressiber.

Dengan formasi ini, Polri semakin siap menghadapi kejahatan siber di era digital. Pembentukan delapan Ditressiber ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum tradisional, tetapi juga siap bertarung di ranah siber. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *