Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Kapolri: Pemuda Muhammadiyah Pilar Indonesia Emas

149
×

Kapolri: Pemuda Muhammadiyah Pilar Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Jakarta – Mentari pagi di Jakarta Pusat menyinari langkah tegas Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo saat memasuki Hotel Aryaduta. Suasana Seminar Kebangsaan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah pada Sabtu (23/11/2024) menjadi saksi bisu gagasan besar yang beliau sampaikan.

Dalam forum yang penuh khidmat itu, Kapolri berbicara dari hati, menyelami peran strategis Pemuda Muhammadiyah dalam membangun bangsa.

banner 300x600

“Pemuda Muhammadiyah memiliki peran besar untuk mewujudkan Indonesia sebagai Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur—negara yang adil, makmur, sejahtera, dan diberkahi oleh Allah SWT,” tutur Jenderal Sigit dengan suara penuh keyakinan.

Pernyataan itu bukan sekadar untaian kata, melainkan seruan untuk generasi muda menjadi penggerak perubahan.

Dalam paparan beliau, Kapolri menyoroti pentingnya kontribusi pemuda terhadap Asta Cita, visi mulia yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Jenderal Sigit, pemuda harus menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemuda adalah agen perubahan yang mampu mendukung misi Asta Cita. Dengan berfokus pada kemandirian bangsa, pemberantasan judi online dan narkoba, hingga memperkuat demokrasi, mereka menjadi agen cooling system di tengah masyarakat,” jelasnya.

Gema optimisme itu disambut hangat oleh peserta seminar. Bagi Jenderal Sigit, pemuda bukan hanya harapan, tetapi juga penggerak roda sejarah bangsa.

Ia menekankan bahwa semangat persatuan dan kesatuan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Persatuan dan kesatuan adalah modal utama kita. Tanpa itu, perjuangan bangsa menghadapi berbagai tantangan masa depan akan rapuh. Mari kita rawat dan jaga semangat ini bersama-sama,” imbuh Kapolri dengan nada penuh harap.

Seminar ini menjadi lebih dari sekadar diskusi kebangsaan. Ia menjelma menjadi panggung bagi nilai-nilai kebangsaan yang dirajut dalam harmoni lintas generasi.

Kehadiran Jenderal Sigit tak hanya menjadi penguat moral, tetapi juga penegas bahwa Pemuda Muhammadiyah adalah tulang punggung dalam mencetak Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Di tengah hangatnya diskusi, pesan-pesan Kapolri menggema seperti aliran sungai yang menyejukkan, mengalir deras ke hati setiap peserta.

Gagasan besar itu tak hanya memupuk optimisme, tetapi juga menyulut semangat juang generasi muda untuk bergerak menuju Indonesia Emas.

Hari itu, di Hotel Aryaduta, bukan hanya seminar yang berlangsung, tetapi juga lahirnya inspirasi yang menjalar di hati pemuda-pemudi bangsa.

Sebuah panggilan luhur untuk bersatu, berkontribusi, dan berjuang demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *