Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Kapolda & Gubernur Sulsel Turun ke Pasar, Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan

122
×

Kapolda & Gubernur Sulsel Turun ke Pasar, Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Sabtu pagi, 1 Maret 2025, suasana Pasar Terong, Makassar, lebih ramai dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk transaksi, kehadiran rombongan pejabat tinggi menjadi sorotan.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., bersama Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, S.T., melakukan pemantauan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan.

banner 300x600

Mereka tak datang sendiri. Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, dan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, turut serta dalam kegiatan ini.

Langkah kaki mereka menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang, serta berbincang langsung dengan masyarakat.

Di tengah lapak-lapak yang penuh dengan tumpukan gula pasir, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya, Kapolda dan Gubernur menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang.

Pertanyaan mereka sederhana namun mendalam: bagaimana perkembangan harga? Apakah ada kesulitan dalam mendapatkan pasokan?

Seorang pedagang, Rahma (45), mengungkapkan bahwa harga minyak goreng relatif stabil, meski ada sedikit kenaikan di beberapa jenis kemasan.

“Kami berharap pasokan tetap lancar, apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Gubernur Sulsel menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau distribusi dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kestabilan harga.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga yang tidak wajar,” kata Andi Sudirman.

Tak hanya di pasar, pemantauan juga dilakukan di beberapa distributor gula pasir dan minyak goreng. Tujuannya jelas: memastikan pasokan tetap aman dan tidak ada pihak yang bermain curang dengan melakukan penimbunan.

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa aparat kepolisian siap menindak tegas spekulan yang mencoba memanfaatkan situasi.

“Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengawasi rantai distribusi. Jika ditemukan praktik yang merugikan masyarakat, kami tidak akan ragu untuk bertindak,” tegas Irjen Pol. Yudhiawan.

Pemantauan ini diharapkan memberi rasa tenang kepada masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Ketersediaan bahan pokok yang stabil akan membuat warga lebih fokus pada ibadah tanpa harus khawatir terhadap lonjakan harga.

Dengan pengawasan yang terus diperketat, pemerintah dan aparat keamanan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan pasar.

Harapannya, semua lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Ramadan yang penuh berkah, tanpa beban ekonomi yang memberatkan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *