JURNALPOLRI.MY.ID, Gowa – Mentari pagi menyinari Perumahan Bukit Ketapang, Kabupaten Gowa, saat sebuah langkah besar bagi anggota Polri di Sulawesi Selatan dimulai.
Di lahan yang masih kosong, simbol harapan itu perlahan terbentuk—sebuah rumah yang bukan sekadar bangunan, tetapi jaminan kesejahteraan bagi para abdi negara.
Selasa (4/3/2025), Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., hadir dalam kegiatan ground breaking pembangunan perumahan subsidi untuk anggota Polri, sebuah inisiatif yang dicanangkan secara nasional oleh Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Acara ini berlangsung secara serentak melalui Zoom, menandai dimulainya proyek hunian layak bagi anggota Polri di seluruh Indonesia.
Di lokasi, suasana terasa penuh harapan. Turut hadir dalam peresmian ini Gubernur Sulsel, Kasdam XIV Hasanuddin, Bupati Gowa, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel.
Para tamu undangan menyaksikan langsung prosesi peletakan batu pertama—sebuah simbol awal bagi masa depan yang lebih baik bagi personel Polri dan keluarganya.
“Ini bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi komitmen kami untuk memastikan kesejahteraan anggota Polri. Dengan memiliki hunian yang layak, mereka bisa menjalankan tugas dengan lebih tenang dan fokus,” ungkap Kapolda Sulsel dalam sambutannya.
Tidak hanya sekadar seremoni, kegiatan ini juga diiringi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan proyek ini.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, harapan untuk memberikan hunian terjangkau dan berkualitas bagi anggota Polri semakin nyata.
Namun, di balik optimisme ini, tantangan tetap ada. Pembangunan perumahan subsidi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, Polri, serta pihak pengembang agar proyek ini benar-benar terealisasi sesuai rencana.
Infrastruktur pendukung, aksesibilitas, serta fasilitas umum juga menjadi perhatian agar kawasan ini berkembang menjadi lingkungan yang nyaman dan layak huni.
Bagi anggota Polri yang selama ini belum memiliki rumah sendiri, program ini tentu menjadi angin segar.
“Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan bisa segera ditempati oleh personel yang membutuhkan. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi juga sumber ketenangan bagi keluarga,” ujar salah satu anggota yang hadir dalam acara tersebut.
Seiring dengan prosesi yang berlangsung, harapan mulai tumbuh di antara mereka yang menyaksikan.
Sebuah hunian layak bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga tentang kesejahteraan dan penghargaan terhadap dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dari tanah Gowa, sebuah langkah besar telah diambil—sebuah janji untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi mereka yang selalu siap siaga untuk negeri. (*)















