JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Suasana Yayasan Al-Anshar Timor Timur, Makassar, pada Kamis (06/03/2025) sore terasa berbeda. Di tengah cahaya senja yang mulai meredup, puluhan anak Panti Asuhan Al-Anshar berkumpul dengan penuh antusias.
Senyum mereka merekah, bukan hanya karena menanti waktu berbuka, tetapi juga karena kedatangan tamu istimewa—Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
Didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, serta sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, Kapolda membawa suasana kehangatan dalam momen Ramadan ini.
Turut hadir Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K., M.Si., dan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H.
Di tengah kebersamaan itu, Kapolda Sulsel menyampaikan pesan yang sarat makna.
“Kami merasa bersyukur bisa berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di Panti Asuhan Al-Anshar Timor Timur. Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan berbagi dengan sesama,” ucapnya dengan penuh kehangatan.
Mata anak-anak panti berbinar mendengar kata-kata tersebut. Bagi mereka, kehadiran sosok pemimpin seperti Kapolda bukan hanya sekadar tamu, tetapi juga membawa semangat baru.
Tak hanya berbuka puasa bersama, Kapolda Sulsel juga menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi mereka.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti dalam menjalani keseharian mereka.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Anak-anak panti juga berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kita semua,” ujar Ny. Yunita Yudhiawan, yang tampak hangat berinteraksi dengan para anak asuh.
Ramadan memang selalu menjadi momentum yang menyatukan. Di balik hidangan sederhana yang tersaji di meja, ada makna mendalam tentang berbagi dan kepedulian sosial.
Bagi anak-anak Panti Asuhan Al-Anshar, malam itu bukan hanya tentang berbuka puasa, tetapi juga tentang kebahagiaan kecil yang mereka rasakan bersama sosok-sosok yang peduli.
Dan bagi Kapolda Sulsel beserta jajaran, ini adalah bukti bahwa kepolisian hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam merangkul masyarakat dengan kasih sayang.
Ketika malam semakin larut, satu hal yang tersisa adalah harapan bahwa kebersamaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari kepedulian yang harus terus berlanjut. (*)















