Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Aksi Damai Muhammadiyah, Polisi Dapat Standing Ovation

126
×

Aksi Damai Muhammadiyah, Polisi Dapat Standing Ovation

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Pengamanan aksi unjuk rasa damai yang dilakukan oleh elemen Muhammadiyah bersama sejumlah mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (17/4/2025), mendapat apresiasi luas.

Polres Sidrap dinilai sukses menjalankan tugas dengan pendekatan humanis, profesional, dan tanpa tindakan represif.

banner 300x600

Aksi yang diikuti ratusan peserta ini digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) dan dugaan pornoaksi yang dinilai mengganggu ketertiban sosial.

Massa memadati area depan kantor legislatif sambil menyuarakan tuntutan melalui orasi, spanduk, dan poster seruan moral.

Namun yang menjadi sorotan justru adalah sikap aparat kepolisian yang berjaga.

Tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat lain, Polres Sidrap berhasil mengatur jalannya aksi dengan pendekatan persuasif. Massa pun bergerak dengan tertib dari awal hingga akhir.

Kabag Ops Polres Sidrap, KOMPOL Galigo Suriyadi, yang mewakili Kapolres AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.

“Polri hadir sebagai pengayom. Kami berkomitmen menjaga keamanan sekaligus memastikan aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan damai dan tertib,” ucap KOMPOL Galigo kepada wartawan.

Tidak hanya memastikan jalannya aksi berlangsung lancar, personel di lapangan juga tampak aktif membantu peserta mengatur barisan dan menjaga perimeter aksi.

Polisi turut memastikan lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan normal.

Respons positif pun datang dari berbagai pihak. Perwakilan Muhammadiyah Sidrap dan sejumlah koordinator mahasiswa memberikan apresiasi atas pengawalan yang dilakukan secara profesional tanpa intimidasi.

“Pengawalan Polres Sidrap sangat baik. Tidak ada tekanan, tidak ada sikap represif. Justru kami merasa terlindungi dan nyaman selama aksi berlangsung. Ini bukti bahwa kepolisian bisa bersinergi dengan masyarakat,” ujar Rian, salah satu koordinator aksi dari kalangan mahasiswa.

Aksi damai itu sendiri berlangsung sekitar dua jam. Tepat pukul 12.00 Wita, massa membubarkan diri dengan tertib setelah delegasi mereka diterima oleh perwakilan DPRD Kabupaten Sidrap untuk berdialog.

Tak ada insiden. Tak ada gesekan. Justru yang muncul adalah kesan positif tentang cara aparat mengayomi, bukan hanya mengamankan.

Momen ini menjadi cermin nyata upaya Polres Sidrap dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sipil.

Polres Sidrap kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan pendekatan yang lebih mengedepankan dialog dan rasa kemanusiaan.

“Keamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap aman, tapi juga tentang bagaimana menjadikan warga merasa dilindungi dan didengar,” tutup KOMPOL Galigo. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *