Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

TNI Turun Ladang, Panen Padi Bersama Warga Perbatasan di TTU

127
×

TNI Turun Ladang, Panen Padi Bersama Warga Perbatasan di TTU

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Timor Tengah Utara – Tak hanya menjaga kedaulatan di tapal batas, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–RDTL sektor barat Yonarhanud 15/DBY juga turun langsung membantu masyarakat.

Kali ini, misi mereka bukan patroli atau pengamanan, melainkan ikut memanen padi di ladang milik warga.

banner 300x600

Empat personel TNI dari Pos Naekake yang dipimpin oleh Serda Hermantoro, Wakil Danpos Naekake, bahu-membahu memanen padi di kebun milik Mama Ido, warga Desa Naekake B, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan karya bakti ini bukan sekadar rutinitas sosial biasa. Di baliknya, ada semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dijaga di wilayah perbatasan, tempat di mana bantuan dan kehadiran aparat negara benar-benar dirasakan nyata oleh masyarakat.

“Ini bukan pertama kalinya kami membantu warga. Tapi tiap kali turun ke ladang atau kebun, ada rasa haru yang berbeda. Kami ingin menunjukkan bahwa TNI bukan hanya hadir saat ada konflik, tapi juga dalam keseharian warga,” ujar Serda Hermantoro.

Kehadiran mereka pun disambut hangat oleh warga sekitar. Suasana panen yang awalnya melelahkan berubah jadi lebih ringan dan penuh tawa.

Padi-padi digenggam erat, namun silaturahmi yang dituai justru lebih luas dari sekadar hasil panen.

Mama Ido, sang pemilik ladang, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.

“Saya sangat senang dan terharu atas bantuan dari Bapak-bapak TNI. Mereka datang bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga membantu kami di kebun. Semoga kebaikan mereka dibalas oleh Tuhan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Bagi Mama Ido, bantuan seperti ini sangat berarti. Tenaga ekstra saat panen bukan cuma mempercepat proses kerja, tapi juga jadi simbol kedekatan antara masyarakat perbatasan dengan para penjaga negara.

Komandan Yonarhanud 15/DBY melalui Pen Satgas Pamtas menyampaikan bahwa kegiatan sosial semacam ini adalah bentuk nyata dari operasi teritorial yang selama ini menjadi bagian dari tugas pokok Satgas.

“Pendekatan kemanusiaan dan sosial seperti inilah yang memperkuat benteng pertahanan negara dari sisi paling mendasar: hati rakyat,” tegasnya.

Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur di daerah perbatasan, kehadiran TNI yang menyatu dengan masyarakat menjadi harapan sekaligus pelipur.

Mereka bukan sekadar penjaga kedaulatan, tapi juga sahabat dan keluarga bagi warga yang tinggal di ujung negeri.

Dan hari itu, di bawah terik matahari Desa Naekake B, yang dipanen bukan cuma padi, tapi juga kebersamaan yang makin mengakar. (Pen Yonarhanud 15/DBY)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *