JURNALPOLRI.MY.ID, Jeneponto – Suasana damai menyelimuti Masjid Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, pada Minggu (20/4/2025) siang.
Pukul 13.00 WITA, puluhan ibu-ibu berkumpul dalam suasana penuh khidmat, mengikuti pengajian jamaah taklim yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kassi, Murniati, S.Farm.
Bukan sekadar pemimpin formal, Murniati menunjukkan wajah keibuan dan religiusnya di hadapan warga.
Di hadapan para jamaah, ia menekankan pentingnya kegiatan keagamaan sebagai pondasi utama dalam membentuk masyarakat yang lebih berakhlak dan harmonis.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menambah ilmu, tapi juga memperkuat silaturahmi dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Murniati yang kini menjabat untuk periode keduanya sebagai Kepala Desa.
Ia mengaku bahwa pengajian ini merupakan bagian dari program rutin keagamaan di Desa Kassi yang melibatkan seluruh perangkat desa.
Menurutnya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari warga, khususnya para ibu-ibu yang menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai spiritual keluarga.
“Dengan adanya jamaah taklim, saya ingin kualitas keagamaan masyarakat Desa Kassi semakin meningkat. Ini bukan hanya tugas tokoh agama, tapi juga pemerintah desa,” tambahnya.
Materi pengajian hari itu disampaikan oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kecamatan Rumbia.
Tema yang diangkat pun relevan dengan kehidupan sehari-hari para ibu rumah tangga—mulai dari pentingnya shalat tepat waktu hingga peran wanita dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
Antusiasme peserta terlihat jelas. Selain mendengarkan tausiyah, mereka juga aktif bertanya dan berdiskusi. Suasana hangat dan akrab menyelimuti kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut.
Bagi sebagian warga, pengajian ini bukan hanya sarana menimba ilmu, tetapi juga menjadi momen berharga untuk menjalin kedekatan dengan pemimpinnya.
Murniati dinilai sebagai figur pemimpin yang tak hanya mengurus administrasi desa, tapi juga peduli pada pembangunan mental dan spiritual warganya.
“Kami bangga punya ibu desa seperti Bu Murniati. Beliau selalu hadir di tengah warga, baik saat acara resmi maupun kegiatan keagamaan seperti ini,” ujar salah satu peserta pengajian.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, menjadi wadah peningkatan iman serta motivasi bagi warga, khususnya perempuan, untuk terus memperdalam ilmu agama.
Dengan semangat silaturahmi dan ketakwaan, Desa Kassi perlahan menjelma menjadi desa yang tak hanya maju secara pembangunan, tapi juga kuat dalam hal keimanan.
Dan di balik semua itu, ada sosok Murniati yang dengan tenang dan tulus mengayomi desanya dari balik kerudungnya. (*)















