Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Misa Paskah Aman, Gereja Katedral Puji TNI-Polri

165
×

Misa Paskah Aman, Gereja Katedral Puji TNI-Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Jakarta – Rangkaian Misa Paskah 2025 di Gereja Katedral Jakarta berlangsung aman dan khidmat, tak lepas dari peran petugas gabungan TNI dan Polri yang siaga mengawal jalannya ibadah sejak awal hingga hari puncak perayaan.

Selama empat hari penuh, dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah (20/4/2025), aparat keamanan terlihat berjaga di berbagai titik strategis sekitar gereja.

banner 300x600

Pos pengamanan khusus pun didirikan demi memastikan ibadah berjalan lancar dan jemaat merasa tenang.

“Kami mengapresiasi dengan amat sangat. Kehadiran TNI dan Polri sungguh membantu jalannya misa-misa selama pekan suci ini. Semua rangkaian ibadah dari Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Paskah hari ini bisa berjalan tertib,” ujar Kepala Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, saat ditemui usai misa Minggu Paskah.

Menurutnya, pengamanan seperti ini bukan hal baru, tapi setiap tahun selalu terasa spesial. Apalagi saat perayaan besar seperti Natal dan Paskah, jumlah jemaat yang hadir bisa membeludak dan memenuhi seluruh area dalam hingga luar gereja.

“Sudah menjadi tradisi bahwa setiap kali ibadah besar digelar, Gereja Katedral selalu mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan. Tapi tetap saja, kami tidak pernah menganggapnya remeh. Kami bersyukur dan berterima kasih karena pengamanan yang diberikan luar biasa,” sambung Susyana.

Ia menambahkan, meski hari ini menjadi puncak misa Paskah, masih ada sisa rangkaian ibadah yang akan berlangsung hingga Senin (21/4/2025) esok.

Untuk itu, pihak gereja berharap pengamanan tetap berjalan optimal hingga seluruh rangkaian resmi selesai.

“Besok masih ada kegiatan ibadah, semoga tetap berjalan lancar dan aman di seputaran area Katedral Jakarta,” ujarnya.

Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, kolaborasi antara pihak gereja dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kondusivitas dan kekhusyukan beribadah. Jemaat pun merasa tenang dan nyaman selama mengikuti misa.

Salah satu jemaat, Maria (43), mengaku senang bisa beribadah dengan tenang tanpa khawatir soal keamanan.

“Terima kasih banyak untuk TNI dan Polri yang berjaga. Rasanya jadi lebih nyaman dan damai saat misa,” katanya.

Langkah pengamanan tahun ini mencerminkan sinergi yang solid antar pihak, serta menunjukkan bahwa negara hadir dalam menjamin kebebasan dan kenyamanan warganya dalam menjalankan ibadah.

Dengan pengamanan yang menyeluruh dan suasana yang penuh kekhusyukan, Gereja Katedral kembali membuktikan bahwa toleransi, kerja sama, dan saling menghormati antar pihak adalah kekuatan nyata dalam menjaga keberagaman Indonesia. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *