Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Saat Letkol Awaloeddin Bicara Soal Nurani Bangsa

189
×

Saat Letkol Awaloeddin Bicara Soal Nurani Bangsa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID — Letkol Inf Awaloeddin, S.IP., Komandan Kodim 1420/Sidrap, tampil langsung sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin pagi, 2 Juni 2025.

Digelar khidmat di Lapangan Kodim 1420/Sidrap, Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Majelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap—upacara ini menjadi momentum reflektif tentang nilai-nilai dasar bangsa yang kini terus diuji oleh zaman.

banner 300x600

Acara berlangsung penuh penghormatan, diikuti seluruh unsur Kodim 1420/Sidrap. Dari Kasdim Mayor Inf Wahyudi, S.E., hingga Kaminvet Sidrap Kapten Caj Mursalim, tampak hadir memberi penghargaan pada momen bersejarah ini.

Para Danramil, Pasi, Bintara, Tamtama, hingga PNS Kodim juga ikut larut dalam suasana, menjadikan upacara ini tak sekadar seremoni, tapi simbol komitmen menjaga semangat Pancasila tetap menyala di bumi Nene’ Mallomo.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1420/Sidrap membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa tanggal 1 Juni merupakan momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia karena menjadi hari lahir Pancasila, bukan sekadar teks normatif, tetapi sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda,” ucap Letkol Inf Awaloeddin saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045, dengan penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai elemen fundamental.

“Tanpa arah ideologi, kemajuan akan mudah goyah. Maka, pembangunan bangsa harus senantiasa berakar pada nilai-nilai Pancasila, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial,” ujarnya.

BPIP terus berkomitmen memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui berbagai program, termasuk pembinaan di sektor pendidikan, pelatihan ASN dan aparat negara, penguatan kurikulum, serta kolaborasi lintas sektor.

Mengakhiri amanatnya, Dandim mengajak seluruh peserta upacara dan masyarakat untuk tidak menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sekadar seremonial semata, namun sebagai momen penguatan komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

“Kita ingin Indonesia tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga secara moral. Tidak hanya sejahtera secara statistik, tetapi juga dalam rasa keadilan dan persaudaraan. Mari kita terus bergotong-royong menjaga persatuan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” pungkasnya.

Dengan nada tegas namun penuh makna, Letkol Inf Awaloeddin, S.IP. menutup amanatnya bukan hanya dengan ajakan, tapi dengan semangat yang menular.

Bagi Dandim 1420/Sidrap itu, Hari Lahir Pancasila bukanlah rutinitas tahunan, melainkan alarm nurani—pengingat bahwa di tengah pesatnya kemajuan zaman, bangsa ini tetap harus berakar kuat pada nilai luhur pendirinya.

Di tangan Letkol Inf Awaloeddin, S.IP., peringatan ini berubah menjadi energi kebangsaan, menyalakan bara semangat nasionalisme dari Sidrap untuk Indonesia. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *