Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Presiden Prabowo Puji Polri Panen Raya

118
×

Presiden Prabowo Puji Polri Panen Raya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kalbar, JURNALPOLRI.MY.ID – Presiden Prabowo Subianto, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Dalam sebuah momen penuh makna, Kamis (5/6/2025), Prabowo secara terbuka memuji usaha Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran Polri yang terjun langsung mendukung swasembada pangan nasional.

Ucapan itu dilontarkannya saat menghadiri Panen Raya Jagung di Kalimantan Barat—di mana kolaborasi strategis antara polisi dan rakyat benar-benar terasa nyata.

banner 300x600

Apa yang membuat Prabowo terkesan? Bukan hanya hasil panennya yang melimpah, tapi juga bagaimana Polri hadir dari hulu ke hilir, membuktikan bahwa menjaga bangsa bisa dimulai dari ladang, bukan cuma dari markas.

“Saya senang apa yang saya sampaikan ditangkap oleh Kapolri dan jajarannya, memang polisi Indonesia harus jadi polisi rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Ia mengatakan Polri dan TNI harus bekerja keras demi kepentingan bangsa dan rakyat. Dia meminta Polri dan TNI profesional dalam cakap dan tugas.

“Sama dengan yang kita terima waktu itu, TNI tentara rakyat, kita bukan tentara bayaran, ada yang selalu ngomong tentara harus profesional, profesional, profesional arti dalam cakap, dalam tugasnya, tapi kalau profesional hanya digaji baru bekerja, itu bukan tentara Indonesia, bukan tentara pejuang, polisi harus demikian,” imbuhnya.

Presiden Prabowo senang Polri mengambil inisiatif dan peran dalam program ketahanan pangan.

“Dan saya terima kasih Kapolri nangkap, apa yang dilakukan Kapolri dengan jajaran Polri selama ini mengambil inisiatif, meraih suatu peran, mengatakan polisi ingin ikut serta dalam usaha kedaulatan pangan, dalam usaha swasembada pangan karena swasembada pangan adalah kunci daripada keamanan, swasembada pangan adalah kunci dari kemerdekaan, tidak ada bangsa yang merdeka kalau tidak bisa produksi pangannya sendiri,” terang Presiden Prabowo.

Sebelumnya, Kapolri mengatakan dalam menjalankan program kedaulatan pangan, pihaknya mendapat sejumlah tantangan. Namun, Jenderal Sigit optimistis dengan program ini.

“Kami menyadari bahwa mewujudkan kedaulatan pangan nasional adalah perjalanan besar yang penuh dengan tantangan, namun kami optimis cita-cita mulia ini dapat tercapai melalui sinergitas dari seluruh komponen bangsa,” kata Kapolri.

Ia juga mengatakan Polri selalu mengingat pesan Prabowo yang mengatakan ‘polisi harus menjadi polisi rakyat’. Kapolri berkomitmen Polri akan mengawal dan turut menyukseskan seluruh agenda pemerintah.

“Oleh karena itu, dengan memedomani amanat Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa ‘Polri adalah Polisi Rakyat yang harus senantiasa berada di tengah-tengah rakyat, kami tegaskan bahwa komitmen Polri tidak pernah surut dalam mendukung dan mengawal seluruh agenda Pemerintah, termasuk mewujudkan cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” terang Kapolri.

Dengan sorotan mata tajam dan nada suara penuh keyakinan, Presiden Prabowo menutup kunjungannya di Kalimantan Barat dengan pesan yang membekas: kedaulatan pangan adalah fondasi sejati dari kemerdekaan bangsa.

Tak sekadar memuji, ia menegaskan bahwa langkah Polri turun langsung ke sawah adalah refleksi nyata dari semangat polisi rakyat yang ia cita-citakan.

Bagi Prabowo, inisiatif Polri bukan sekadar program, tapi wujud keberanian untuk menjaga negeri lewat lumbung dan ladang.

Dan selama semangat itu terus menyala, Presiden Prabowo yakin, Indonesia tak hanya akan berdiri tegak di tengah badai global—tapi juga tumbuh sebagai kekuatan pangan yang disegani dunia. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *