Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID — Kapolres Sidenreng Rappang (Sidrap) AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung memimpin momen penting di tubuh Polres Sidrap.
Jumat pagi, 13 Juni 2025, lapangan apel Mapolres jadi saksi berlangsungnya upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua Kapolsek sekaligus, menandai rotasi strategis dalam jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Sidrap.
Sertijab berlangsung khidmat namun sarat makna. Jabatan Kapolsek Maritengngae resmi berpindah dari IPTU Antonius Pasakke kepada IPTU Irwan Taufik.
Sementara itu, tongkat komando Kapolsek Tellu Limpoe diserahkan dari IPTU Mattalunru kepada IPTU Suharman Tahir.
Rotasi ini tak sekadar seremonial, tapi bentuk penyegaran kepemimpinan demi penguatan pelayanan dan kamtibmas di daerah.
Dalam keterangannya, Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier yang bertujuan untuk meningkatkan performa, penyegaran struktural, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi adalah hal wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk penyegaran dan promosi dalam organisasi. Saya harap para pejabat baru segera menyesuaikan diri, menjaga nama baik institusi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan profesional,” ujar Kapolres.
Acara Sertijab berlangsung dengan khidmat, diawali dengan laporan resmi serah terima jabatan, pengambilan sumpah, penandatanganan berita acara dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran yang hadir.
Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, para perwira dan anggota serta ASN Polres Sidrap.
Kapolres Sidenreng Rappang AKBP Dr. Fantry Taherong menaruh harapan besar pada langkah penyegaran ini—bukan sekadar pergantian jabatan, tapi momentum memperkuat sinergi antara Polsek dan masyarakat.
Ia yakin, kolaborasi yang solid adalah kunci menjaga stabilitas kamtibmas di setiap sudut wilayah hukum Polres Sidrap, dari kota hingga pelosok desa.
Karena bagi Fantry, keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi gerakan bersama yang tumbuh dari kepercayaan. (*)















