Makassar, JURNALPOLRI.MY.ID – AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung dalam pembukaan pertandingan Bola Voli Bhayangkari se-Daerah Sulsel yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025.
Acara prestisius tersebut berlangsung pada Selasa pagi, 15 Juli 2025, di GOR Sudiang, Makassar, dan dihadiri berbagai unsur pimpinan Bhayangkari serta pejabat utama Polda Sulsel.
Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembuktian solidaritas antar-Bhayangkari se-Sulawesi Selatan.
Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Irena Rusdi Hartono, membuka langsung acara yang juga dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulsel, Ketua Bhayangkari cabang se-daerah, pengurus YKB, dewan juri, dan para peserta dari berbagai kabupaten/kota.
Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, AKBP Dr. Fantry terlihat aktif memberikan dukungan moril bagi Bhayangkari Sidrap.

“Hari ini kita memeriahkan HKGB ke-73 dengan kegiatan olahraga bersama, mari kita lakukan kompetisi yang sehat, ini wujud kebersamaan bahwa Bhayangkari itu hebat,” ujar Fantry.
Dalam keterangannya, AKBP Dr. Fantry menegaskan bahwa Bhayangkari adalah bagian vital dari sistem pendukung tugas Polri.
Ia menyebut bahwa peran istri anggota Polri bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penguat mental dan motivasi di tengah kerasnya tugas lapangan.
“Ini merupakan momentum bagi seluruh anggota Bhayangkari Sidrap dalam menjalin silaturahmi serta memelihara kesehatan, di dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat yang diharapkan mampu berdampak pada keberhasilan tugas suami di lapangan,” ucapnya.
Alumni Akpol 2005 itu juga mengatakan bahwa turnamen bola voli ini bukan hanya tentang siapa yang menang dan yang kalah tetapi juga tentang semangat kebersamaan dan sportivitas. Mari kita semua saling menghargai satu sama lain, tidak hanya di atas lapangan tapi juga diluar lapangan.
“Terlepas dari siapa yang menang dan siapa yang kalah, saya berharap turnamen bola voli kali ini dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan diantara seluruh Bhayangkari se-Daerah Sulsel,” tutupnya.
Kemenangan tim Bhayangkari Sidrap atas Bhayangkari Soppeng di laga pembuka menjadi awal manis yang mencerminkan semangat dan kekompakan yang terus dibina di bawah kepemimpinan AKBP Dr. Fantry.
Di balik raihan dua set tanpa balas itu, tersimpan filosofi pembinaan yang konsisten antara tugas lapangan dan keharmonisan keluarga Polri.
Bagi Fantry, kemenangan ini bukan sekadar skor, melainkan cerminan sinergi yang kuat antara Bhayangkari dan institusi, yang ke depannya diharapkan bisa terus menjadi kekuatan tak terlihat di balik kokohnya tugas kepolisian di tengah masyarakat. (*)















