Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

AKBP Dr. Fantry Ingatkan WBP: Cukup Sekali!

221
×

AKBP Dr. Fantry Ingatkan WBP: Cukup Sekali!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Suasana di Lapas Kelas IIB Sidrap, Minggu (17/8/2025) siang, terasa berbeda dari biasanya. Sorot mata para warga binaan pemasyarakatan (WBP) penuh harap, sementara senyum tipis menghiasi wajah mereka. Hari itu, momen pemberian remisi HUT ke-80 RI resmi digelar, dihadiri langsung Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.k., M.H. bersama jajaran Forkopimda.

Di balik barisan kursi yang tertata rapi, AKBP Dr. Fantry tampil dengan sikap tenang namun tegas.

banner 300x600

Ia menyampaikan pesan yang menyentuh, bahwa remisi bukan sekadar potongan masa hukuman, melainkan bentuk penghargaan bagi mereka yang berkomitmen memperbaiki diri.

“Pemberian remisi kepada warga binaan lapas Kabupaten Sidrap merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi WBP yang telah berkomitmen mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pelaksana pembinaan dengan baik dan terukur,” ucap AKBP Dr. Fantry.

AKBP Dr. Fantry bersama Forkopimda Sidrap hadiri remisi HUT RI di Lapas Sidrap.
Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry menghadiri pemberian remisi HUT RI di Lapas Sidrap bersama Forkopimda.

Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa pengalaman pahit menjalani hukuman seharusnya cukup sekali saja.

Harapannya, warga binaan yang memperoleh remisi bisa menjadikan momentum ini sebagai titik balik, agar kelak kembali ke tengah masyarakat dengan sikap lebih dewasa.

Momen peringatan kemerdekaan, menurutnya, menjadi simbol kebebasan dan tanggung jawab.

Remisi yang diberikan setiap 17 Agustus bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi juga sarana mempercepat reintegrasi sosial para narapidana.

“Pemberian remisi kepada narapidana merupakan perintah dari Undang-undang sebagai rangsangan agar narapidana bersedia menjalani pembinaan untuk merubah perilaku sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan,” lanjut Kapolres Sidrap.

Selain itu, Kapolres Sidrap menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait. Baginya, keamanan dan pembinaan adalah dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.

Polres Sidrap siap mendukung penuh program Lapas maupun Rutan agar proses pembinaan berjalan maksimal.

Di penghujung kegiatan, AKBP Dr. Fantry kembali mengingatkan, remisi bukan tiket bebas melakukan kesalahan.

Ia berharap warga binaan yang pulang nantinya bisa menjadi pribadi baru, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Kami berharap para penerima remisi menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus berperilaku baik, tidak mengulangi kesalahan, dan dapat kembali menjadi warga yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa,” tutupnya.

Di tengah tepuk tangan penghuni Lapas, pesan tegas AKBP Dr. Fantry menggema.

Remisi tahun ini bukan hanya soal pengurangan masa hukuman, melainkan juga tentang harapan baru untuk memulai lembaran hidup yang lebih baik. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *