SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Koramil 1420-05/Dua Pitue, Sertu Andi Paris, turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Sentral Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sabtu (10/1/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga serta daya beli masyarakat tidak terganggu.
Pemantauan lapangan tersebut menyasar sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan harian warga. Mulai dari beras, cabai, bawang, minyak goreng, hingga daging, seluruhnya dicek langsung di lapak para pedagang guna melihat kondisi riil di tingkat pasar.
Tidak hanya mencatat harga, Babinsa juga berdialog dengan para pedagang untuk menyerap informasi terkait distribusi barang dan potensi kendala pasokan.
Pendekatan humanis ini dilakukan agar pengawasan berjalan efektif sekaligus membangun kepercayaan antara aparat dan pelaku pasar.
“Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok di Pasar Tanru Tedong masih dalam batas kewajaran. Kehadiran TNI di pasar juga untuk memberi rasa aman, baik kepada pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujar Sertu Andi Paris di sela kegiatan.
Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum harga bahan pokok di Pasar Sentral Tanru Tedong terpantau relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami penyesuaian harga ringan, stok barang dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Kecamatan Dua Pitue.
Danramil 1420-05/Dua Pitue menegaskan bahwa kegiatan pemantauan harga sembako ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.
Sinergi antara Babinsa, pengelola pasar, dan pedagang diharapkan mampu mencegah praktik penimbunan serta menjaga iklim ekonomi tetap sehat.
Pengawasan pasar yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan dapat menjaga situasi pasar tetap kondusif, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta memastikan roda perekonomian masyarakat Sidrap, khususnya di wilayah Dua Pitue, terus bergerak stabil dan berpihak pada kepentingan rakyat.















