SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Jalan beton di sisi utara Pasar Baru Rappang, Kecamatan Panca Rijang, mendadak berubah wajah. Sepanjang kurang lebih 3 kilometer, jalan tersebut disulap menjadi kanvas raksasa dalam Gerakan Seni Kolektif Pelajar Sidrap untuk Dunia, Rabu (21/1/2026). Aksi ini langsung menyedot perhatian warga dan pengguna jalan.
Mengusung motto “Ayo Berkarya Berawal di Sini, Wujudkan Generasi Emas”, ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan turun langsung menorehkan kreativitas mereka.
Goresan warna-warni memenuhi jalur ramai itu, menjadikannya bukan sekadar akses lalu lintas, tetapi ruang ekspresi seni terbuka yang unik dan instagramable.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang turut ambil bagian dengan menggoreskan kuas bersama para pelajar.

Hadir pula Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nurhidayah, serta Camat Panca Rijang Faradilla Bakri beserta jajaran.
Dukungan penuh juga terlihat dari kehadiran para kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan MTs se-Kabupaten Sidrap, yang menunjukkan komitmen dunia pendidikan dalam mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda.
Ketua Panitia Pelaksana Rahmat Perdana mengungkapkan, ajang ini diikuti oleh ribuan peserta dari tingkat SD, SMP, MTs, dan sederajat.
Para pelajar diberi ruang bebas untuk menuangkan ide dan imajinasi mereka langsung di jalan beton yang telah disiapkan panitia.
“Para peserta menyalurkan kreativitas dan inovasi mereka dengan melukis di kanvas jalan beton sepanjang kurang lebih 3 kilometer,” terangnya.
Dalam sambutannya, Wabup Nurkanaah menyampaikan apresiasi tinggi kepada pelajar, guru, dan panitia. Ia menilai kegiatan ini memiliki potensi besar untuk dikenal hingga ke luar daerah, bahkan mendunia, jika didukung secara kolektif.
“Insya Allah kegiatan hari ini bisa dikenal lebih luas jika kita semua turut mensupport. Salah satu caranya sederhana, yakni share di media sosial,” ujar Nurkanaah.
Ia juga menegaskan, lokasi kegiatan yang berada di jalur favorit masyarakat dan pelari membuat karya seni ini berpeluang menjadi daya tarik wisata baru di Kabupaten Sidrap, sekaligus memperindah ruang publik.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat memperindah jalur tersebut sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah,” jelasnya.
Kegiatan ini menegaskan bahwa kreativitas pelajar Sidrap tak hanya hidup di ruang kelas, tetapi mampu hadir di ruang publik, menyatu dengan masyarakat.
Dari jalan beton di Rappang, seni tumbuh, potensi digerakkan, dan mimpi generasi emas Sidrap mulai dilukis bersama.















