MALAKAJI, JURNALPOLRI.MY.ID – Semangat gotong royong masyarakat Lingkungan Malakaji kembali membuahkan hasil nyata. Akses jalan tani di wilayah Daulu yang selama ini dinantikan, kini telah rampung dikerjakan dan siap digunakan oleh masyarakat, khususnya para petani setempat.
Pembangunan jalan tani ini terlaksana di bawah arahan langsung Kepala Lingkungan Malakaji, Bapak Rusli Daeng Naba. Keberhasilan proyek ini menjadi istimewa karena seluruh pengerjaannya dilakukan secara swadaya, baik dari segi tenaga, pikiran, maupun pendanaan yang dikumpulkan bersama oleh warga.
Bapak Rusli Daeng Naba menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas kekompakan warga.
“Alhamdulillah, berkat izin Allah SWT dan kerja keras kita semua, jalan tani di Daulu sudah selesai. Ini adalah bukti nyata bahwa jika kita bersatu, tantangan sesulit apa pun bisa kita lalui,” ujarnya di lokasi pembangunan.

Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya tentang pembangunan fisik jalan, melainkan tentang menjaga nilai luhur gotong royong yang masih sangat kental di Malakaji.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah menyatukan tenaga dan pikiran. Tanpa sumbangsih masyarakat, pencapaian ini mustahil terwujud,” tambah Rusli Daeng Naba.
Dengan rampungnya jalan tani ini, mobilitas petani dalam mengangkut hasil bumi diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Hal ini diprediksi akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan ekonomi warga Daulu dan sekitarnya.
Di akhir penyampaiannya, Kepala Lingkungan mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam merawat jalan tersebut.
“Mari kita jaga bersama hasil karya tangan kita ini. Jalan ini adalah milik kita bersama, mari kita pelihara agar manfaatnya bisa dinikmati dalam jangka waktu yang lama bagi anak cucu kita,” tutupnya.
Penyelesaian jalan tani Daulu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Malakaji untuk terus mengedepankan semangat swadaya dalam membangun lingkungan demi kepentingan publik.
Penulis: Riswan















