Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID — Dunia veteran di Kabupaten Sidrap kembali berdenyut. Sertu (Purn) Usman resmi menjabat kembali sebagai Ketua DPC LVRI Kabupaten Sidrap masa bakti 2026–2031 setelah dilantik langsung oleh Ketua DPD LVRI Sulselbar, AKBP Purn H. Andi Makkaraja Saleh, S.H., pada Rabu (11/2/2026) pukul 10.00 WITA.
Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung 45 Sidrap dan dihadiri para pengurus LVRI, tokoh veteran, serta undangan dari berbagai unsur masyarakat. Momentum ini menjadi penanda kuat bahwa tongkat estafet kepemimpinan LVRI Sidrap kembali berada di tangan sosok yang berpengalaman dan dipercaya para veteran.
Dalam sambutannya, Andi Makkaraja Saleh menegaskan pentingnya peran LVRI sebagai penjaga nilai-nilai perjuangan bangsa. Ia berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Sertu Purn Usman mampu memperkuat solidaritas antarveteran sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga semangat kebangsaan di tengah generasi muda.
“Sertu Purn Usman bukan orang baru. Beliau memiliki rekam jejak pengabdian yang kuat. Kami berharap LVRI Sidrap semakin solid, aktif, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sertu Purn Usman dalam pernyataan perdananya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung para veteran serta masyarakat.
“Amanah ini adalah panggilan pengabdian. LVRI Sidrap harus menjadi rumah besar para pejuang dan teladan semangat nasionalisme bagi generasi penerus,” ujar Usman.
Pelantikan ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan organisasi veteran di Sidrap. Di bawah kepemimpinan baru periode 2026–2031, LVRI diharapkan tidak hanya fokus pada konsolidasi internal, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, edukasi kebangsaan, serta penguatan nilai persatuan.
Dengan resminya Sertu Purn Usman kembali memimpin, LVRI Sidrap mengirim pesan kuat: semangat juang tak pernah pensiun. Para veteran tetap berdiri di garis depan, menjaga api nasionalisme agar terus menyala dari masa ke masa. (Iwan)















