Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Wagub Sulsel Soroti Lipa Sabbe Sidrap

51
×

Wagub Sulsel Soroti Lipa Sabbe Sidrap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Usaha tenun tradisional Lipa Sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, mendadak menjadi perhatian pada Selasa (07/04/2026). Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, turun langsung melakukan kunjungan kerja ke sentra kerajinan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal dan pengembangan usaha masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati Rusdi didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, serta sejumlah pejabat daerah.

banner 300x600

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe H. Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Hj. Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Kehadiran Wagub Sulsel itu disambut antusias para perajin tenun yang selama ini mempertahankan warisan budaya khas Sidenreng Rappang.

Wagub Sulsel melihat langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe yang masih dikerjakan secara tradisional. Mulai dari proses penyiapan benang, pewarnaan, hingga penenunan dilakukan dengan penuh ketelitian oleh para perajin.

Di sela kunjungannya, Fatmawati Rusdi juga berdialog dengan para pengrajin terkait berbagai tantangan yang mereka hadapi. Mulai dari persoalan pemasaran, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi saat memberikan arahan kepada para perajin.

Menurutnya, tenun lipa sabbe bukan hanya sekadar produk kerajinan, tetapi juga bagian dari identitas budaya Sulawesi Selatan yang harus dijaga dan dikembangkan. Ia berharap produk lokal seperti lipa sabbe bisa semakin dikenal hingga ke luar daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel terhadap pelaku usaha tenun tradisional di Sidrap.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi para perajin agar tetap bertahan dan terus mengembangkan usaha mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” kata Nurkanaah.

Kunjungan kerja itu juga dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Dengan dukungan yang berkelanjutan, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidrap. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *