JP. Tapsel/padangsidimpuan, Ketua Dewan pimpinan cabang Grib jaya (DPC) kota padangsidimpuan Sumtra utara Arif Lubis S.sos. memaknai peringatan hari kemerdekaan secara luas.j Dalam peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2024 ini, Arif lubis tidak hanya memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan dari belenggu para penjajah, namun memaknai kemerdekaan tersebut sebagai tanggungjawab.
Namun tentunya dalam HUT kemerdekaan ke-79 RI saat ini, kita bukan hanya memaknainya sebagai kebebasan dari penjajahan Belanda ataupun Jepang, namun kemerdekaan Republik Indonesia ini perlu dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab, ucap Arif Lubis, jumat ( 16/08/2024).
Arif lubis S.sos yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai perindo kota padangsidimpuan mengatakan, saat ini bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai tantangan. Sebab hingga saat ini, masih banyak anak bangsa yang belum bisa terlepas dari belenggu ‘penjajahan’ ekonomi, korupsi, dan bahaya narkoba.
Saat ini kita harus berjuang, itulah bentuk tanggung jawab kita terhadap kemerdekaan. Bukan berjuang melawan Belanda, namun berjuang melawan penjajahan ekonomi dan budaya korupsi yang masih melekat. Terlebih lagi, saat ini kita harus berjuang keras untuk membebaskan anak bangsa kita dari belenggu dan bahaya narkoba , ” katanya.
Menurut Arif lubis, untuk bisa melepaskan anak bangsa dari berbagai ‘penjajahan’ tersebut, maka setiap anak bangsa harus terlebih dahulu melepaskan diri dari perbudakan. Oleh karena itu, pendidikan merupakan sektor yang harus menjadi prioritas dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bangsa.
Sebagai tanggung jawab kita bersama dalam memaknai kemerdekaan, mari kita sama-sama berjuang untuk membebaskan anak-anak bangsa dari pembongkaran. Terlebih lagi, Indonesia sedang berjuang untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045. Alhamdulillah, saat ini kita sudah memulainya dengan berbagai sektor pembangunan. Insya Allah kedepannya, di masa kepemimpinan Pak Prabowo Subianto, bangsa ini semakin siap untuk mewujudkan cita-cita bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut ketua Grib jaya pun mengajak setiap anak muda, khususnya di Kota padangsidimpuan atau yang biasa disebut di bumi dalihan natolu untuk merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Sebagai anak bangsa, setiap anak muda harus merasa memiliki bangsa Indonesia. Sehingga, setiap anak bangsa merasa punya tanggung jawab untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Saya bangga menjadi anak Indonesia. Kita semua tetap satu, tidak tercerai berai meski hidup dalam keberagaman. Justru, keberagaman lah yang menjadi kekuatan kita. Bangsa Indonesia terkenal dengan keramahtamahannya, kita dikenal dengan kesantunannya di dalam berbicara maupun adat istiadat. Hal ini harus terus dipelihara dan ditumbuhkan sebagai jati diri bangsa,” ungkapnya.
( Kabiro Mjp Tapsel )















