Example floating
Example floating
banner 970x200
Kab. Sidenreng Rappang

Kapolres: Jangan Bawa Politik ke Ranah Konflik

193
×

Kapolres: Jangan Bawa Politik ke Ranah Konflik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap pada Jumat, 23 Agustus 2024. Di ruang rapat yang biasanya tenang, kali ini dipenuhi oleh para petinggi daerah. Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., hadir dengan wibawa yang tak tergoyahkan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidrap. Hadir pula Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Awaloeddin, S.I.P., dan Kajari Sidrap Sutikno, S.H., M.H., untuk menghadiri rapat koordinasi (rakor) yang digelar oleh KPU Sidrap.

Rakor ini diselenggarakan sebagai persiapan menjelang pendaftaran bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang. Meskipun topik yang dibahas berat, namun suasana tetap hangat, mencerminkan semangat kolaborasi yang ingin dibangun oleh semua pihak.

banner 300x600

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong dengan tegas menekankan pentingnya soliditas dan kolaborasi antar semua pihak yang terlibat. “Kita ini berada di rumah yang sama, Sidrap ini rumah kita. Walaupun nanti kita beda pilihan, yang penting silaturahmi dan kekeluargaan harus tetap terjaga,” ucap Fantry dengan penuh keyakinan. Pesannya sangat jelas, bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh mengganggu kedamaian dan persatuan masyarakat Sidrap.

Kapolres juga menyoroti pentingnya koordinasi yang kuat dan pemahaman yang seragam di antara seluruh stakeholder. “Kunci sukses Pilkada ini ada pada kita semua. Kalau kita solid, proses pendaftaran hingga pelaksanaan Pilkada akan berjalan lancar, aman, dan sesuai aturan,” tambahnya. Kalimat ini disampaikan dengan nada yang penuh kepastian, mencerminkan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga kondusifitas daerah.

Selain itu, AKBP Fantry Taherong juga memberikan pemaparan yang sangat mendetail mengenai tata cara dan dasar hukum penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), yang merupakan dokumen wajib bagi setiap calon bupati dan wakil bupati. “SKCK ini adalah syarat mutlak. Jadi, saya minta semua pihak, terutama para calon, agar melengkapi dokumen ini dengan baik dan sesuai prosedur,” ujarnya. Penjelasan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para calon dan tim sukses untuk mempersiapkan diri secara administrasi agar tidak ada hambatan di kemudian hari.

Tak hanya itu, Kapolres juga menekankan ketentuan terkait Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dalam pelaksanaan kampanye calon bupati dan wakil bupati. “Sesuai dengan Perkap No. 6 Tahun 2012, setiap kegiatan kampanye harus memiliki STTP. Ini demi tertibnya kegiatan kampanye dan mencegah adanya pelanggaran,” terang Kapolres dengan tegas. Pengingat ini penting, mengingat kampanye seringkali menjadi titik rawan konflik jika tidak diatur dengan baik.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari Ketua KPU Sidrap, yang diwakili oleh Komisioner Divisi Hukum Aco Ilham, S.KM., hingga Bawaslu yang diwakili oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Andi Saiful, S.Sos., M.AP. Hadir pula para pengurus partai politik se-Kabupaten Sidrap serta perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan betapa seriusnya semua pihak dalam menghadapi Pilkada ini.

Di sesi akhir rapat, diskusi mengalir lancar. Semua pihak bersama-sama membahas berbagai aspek teknis dan operasional yang perlu dipersiapkan menjelang pendaftaran bacalon bupati dan wakil bupati. “Kita harus siap dari segala sisi, termasuk antisipasi terhadap potensi kerawanan,” kata salah satu peserta rapat. Langkah-langkah antisipatif ini menjadi salah satu fokus utama agar Pilkada di Sidrap dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dengan selesainya rakor ini, Kapolres Sidrap bersama Forkopimda lainnya memastikan bahwa Sidrap siap menyongsong Pilkada dengan penuh optimisme. Kolaborasi yang erat antara KPU, Bawaslu, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga demokrasi tetap berjalan damai dan harmonis di Bumi Nene Mallomo. “Pilkada ini harus kita jaga bersama, karena Sidrap adalah tanggung jawab kita semua,” tutup Kapolres Sidrap, mengakhiri pertemuan dengan harapan yang besar. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *