SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID — Nampak keren, satu aksi di Tanru Tedong mendadak jadi pusat perhatian. Anggota Koramil 05/Dua Pitue bersama personel Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak ke tengah permukiman warga dalam patroli gabungan yang dibarengi edukasi lapangan, Selasa (17/02/2026).
Patroli ini dilakukan sebagai langkah cepat mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan bahaya kebakaran yang kerap mengintai kawasan pemukiman padat penduduk.
Dua personel Koramil, Kopka Junaedi dan Kopda Irwan, menyisir sejumlah titik strategis mulai dari fasilitas umum hingga lokasi yang biasa menjadi tempat berkumpul warga pada malam hari.
Tak sekadar berkeliling, tim gabungan ini juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Warga diajak kembali menghidupkan pos siskamling serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, khususnya risiko kebakaran akibat kelalaian penggunaan listrik dan api.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat melalui patroli siskamling ini bertujuan untuk menjalin kedekatan sekaligus memberikan imbauan secara langsung kepada warga agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar Kopka Junaedi di sela kegiatan.
Petugas Damkar turut memberikan penjelasan singkat mengenai langkah awal penanganan kebakaran ringan dan pentingnya melaporkan kejadian darurat secepat mungkin.
Edukasi tersebut disambut antusias oleh warga yang merasa lebih diperhatikan dan dilibatkan langsung dalam menjaga lingkungannya.
Hingga patroli berakhir, situasi di Kelurahan Tanru Tedong terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas maupun potensi kebakaran yang mengkhawatirkan.
Sinergi antara TNI dan Damkar ini dinilai sebagai langkah nyata pendekatan humanis kepada masyarakat. Kegiatan serupa akan terus digalakkan untuk memperkuat kesadaran warga bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.
Patroli edukatif ini menjadi pesan kuat bahwa Tanru Tedong bukan hanya dijaga, tetapi juga dibekali pengetahuan agar warganya siap menghadapi risiko sebelum bencana datang. (*)















