JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, menjadi saksi semangat gotong royong yang luar biasa.
Selasa (25/02/2025), Koramil 1420-02/Tellu Limpoe bersama warga setempat menggelar aksi bersih-bersih sungai demi lingkungan yang lebih sehat dan asri.
Sejak pagi, puluhan warga berkumpul di bantaran sungai, membawa alat-alat sederhana seperti cangkul, sapu, dan karung untuk mengangkut sampah.
Ws. Danramil 1420-02/Tellu Limpoe, Pelda Abd. Halim, terlihat antusias saat memimpin kegiatan. Ia tidak sekadar memberi instruksi, tetapi juga terjun langsung, mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan yang terbawa arus sungai.
“Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan sungai, tetapi juga bentuk cinta kita terhadap lingkungan. Kita ingin mengajak masyarakat dan generasi muda untuk lebih peduli serta aktif menjaga kebersihan,” ujar Abd. Halim.
Suasana penuh keakraban tampak di sepanjang aliran sungai. Warga dari berbagai usia bahu-membahu mengangkat sampah, ada yang menggunting rumput liar di tepi sungai, ada pula yang menyapu jalanan sekitar. Senyum dan canda tawa sesekali terdengar di tengah kerja keras mereka.
Selain membersihkan sungai, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Pelda Abd. Halim berharap aksi ini dapat menjadi contoh baik bagi anak-anak muda agar memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan sejak dini.
“Saya ingin masyarakat, terutama generasi muda, memahami bahwa kebersihan itu tanggung jawab bersama. Jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan, tapi mari kita mulai dari diri sendiri dengan membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.
Tidak hanya sampai di sini, Abd. Halim menegaskan bahwa aksi ini akan terus dilakukan secara berkala.
Koramil bersama warga berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai rutinitas, agar kebersihan lingkungan tetap terjaga dan tidak hanya bersih sesaat.
Salah seorang warga, Asrul (35), mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, dengan adanya aksi bersih-bersih ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Sungai ini sering dipenuhi sampah, padahal ini sumber air kita juga. Dengan kegiatan ini, mudah-mudahan warga semakin sadar dan tidak lagi buang sampah sembarangan,” ungkapnya.
Aksi bersih sungai ini diharapkan dapat menjadi gerakan yang lebih luas. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan kesadaran lingkungan, Desa Teppo bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk menjaga kelestarian alam.
Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas satu atau dua orang, tetapi tanggung jawab bersama. (*)















