Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Aksi Tegas Polsek Watang Pulu Hadang Balapan Liar

223
×

Aksi Tegas Polsek Watang Pulu Hadang Balapan Liar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Rabu sore, 5 Maret 2025, di Watang Pulu terasa berbeda saat langit mulai berwarna jingga, pertanda waktu berbuka semakin dekat.

Namun, di beberapa titik jalan raya, bukan hanya masyarakat yang sibuk menanti azan magrib.

banner 300x600

Deru knalpot bising dan riuhnya suara kendaraan yang saling salip mengganggu ketenangan—fenomena balapan liar yang kerap terjadi di bulan Ramadan.

Menyikapi hal ini, jajaran Polsek Watang Pulu tak tinggal diam. Dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Ahmad Tangko, patroli intensif dilakukan untuk menertibkan aksi balapan liar yang meresahkan pengguna jalan.

Tak hanya sekadar mencegah, patroli ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana Ramadan yang lebih kondusif bagi masyarakat.

“Kami rutin melaksanakan patroli menjelang waktu berbuka untuk mengantisipasi balapan liar dan mencegah gangguan keamanan lainnya. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar IPTU Ahmad Tangko di sela kegiatan patroli.

Bukan hanya soal kebisingan, aksi balapan liar juga menimbulkan risiko kecelakaan serius.

Tak jarang, anak-anak muda yang terlibat dalam kegiatan ini abai terhadap keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, ajang balapan liar juga kerap memicu perselisihan hingga berujung pada aksi tawuran.

Salah satu warga, Rahmat (39), mengaku lega dengan adanya patroli rutin ini.

“Setiap Ramadan, pasti ada anak-anak yang kebut-kebutan di jalan. Sangat berbahaya, apalagi kalau ada orang yang mau menyeberang. Patroli ini sangat membantu agar suasana lebih aman,” ungkapnya.

Selain menindak aksi balapan liar, patroli yang dilakukan personel Polsek Watang Pulu juga bertujuan untuk mencegah tindak kriminalitas lain yang rawan terjadi menjelang berbuka puasa.

Polisi tak hanya mengamankan jalan, tetapi juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga ketertiban lingkungan.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa tanpa terganggu oleh kebisingan atau ancaman keselamatan di jalan raya,” tambah IPTU Ahmad Tangko.

Ramadan sejatinya adalah bulan penuh ketenangan dan refleksi diri. Namun, tanpa pengawasan dan kedisiplinan, suasana sakral ini bisa terganggu oleh ulah segelintir oknum.

Dengan patroli rutin yang dilakukan Polsek Watang Pulu, diharapkan masyarakat dapat menikmati Ramadan dengan lebih aman dan nyaman.

Bagi pihak kepolisian, tugas ini bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Ramadan yang damai bukan hanya tentang ibadah di masjid, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang tertib bagi semua. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *