SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, aparat teritorial bergerak cepat. Anggota Koramil 07/Baranti turun langsung ke Pasar Sentral Baranti untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan sembako, Kamis (19/03/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Tim menyisir lapak pedagang satu per satu guna memastikan kondisi pasar tetap terkendali.
Berbagai komoditas penting menjadi fokus pengecekan, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur, ikan, hingga bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai. Tak hanya itu, kebutuhan lokal masyarakat juga turut dipantau untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Dari hasil pemantauan di lapangan, stok sembako di Pasar Sentral Baranti terpantau masih aman dan mencukupi. Meski terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, kondisi pasar secara umum masih stabil dan terkendali.
“Hasil pantauan menunjukkan stok sembako di pasar ini masih cukup melimpah untuk memenuhi permintaan masyarakat. Meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga ringan, secara keseluruhan kondisi pasar tetap terkendali,” ujar salah satu anggota Koramil yang mengikuti kegiatan tersebut.
Selain melakukan pengecekan, aparat juga berdialog langsung dengan para pedagang. Mereka mengimbau agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan dan mengganggu keseimbangan pasar.
Kehadiran aparat di tengah aktivitas pasar pun disambut positif oleh pedagang dan pengunjung. Mereka merasa lebih tenang karena ada pengawasan langsung yang menjamin transparansi harga dan ketersediaan barang.
Pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala hingga mendekati hari Lebaran, sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Sidrap. (*)















