Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Babinsa 02/Tellu Limpoe Pastikan Harga Stabil

134
×

Babinsa 02/Tellu Limpoe Pastikan Harga Stabil

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Menjelang pertengahan Agustus 2025, Babinsa 02/Tellu Limpoe Serda Lannang turun langsung memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Sentral Amparita, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Selasa (12/8/2025).

Langkah ini bertujuan memastikan harga tetap stabil dan stok aman, sekaligus mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan warga.

banner 300x600

Pemantauan tersebut juga menjadi sarana memberikan informasi akurat kepada masyarakat mengenai kondisi pasar terkini.

Dari hasil pengecekan, harga sejumlah bahan pokok tercatat masih berada di kisaran stabil.

Babinsa 02/Tellu Limpoe memantau harga sembako di Pasar Sentral Amparita Sidrap.
Babinsa 02/Tellu Limpoe pantau harga bahan pokok di Pasar Sentral Amparita.

Untuk beras, harga per kilogram berkisar antara Rp13.000 untuk beras biasa, Rp15.000 untuk beras kepala, hingga Rp16.000 untuk beras premium. Beras ketan putih dijual Rp18.000 per liter, sementara ketan hitam Rp21.000 per liter.

Di sektor protein hewani, ayam potong dibanderol Rp50.000 per ekor, ayam broiler Rp40.000 per ekor, dan ayam kampung Rp55.000 per ekor.

Harga ikan bervariasi, mulai dari bandeng Rp30.000/kg, layang Rp25.000/kg, cakalang Rp30.000/kg, hingga teri kering Rp75.000/kg.

Telur ayam ras dijual Rp50.000 per rak, sedangkan telur ayam kampung dan telur bebek mentah sama-sama Rp60.000 per rak. Telur bebek asin mencapai Rp80.000 per rak.

Untuk minyak goreng, harga berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp21.000 per liter, tergantung merek.

Harga sayuran dan bumbu juga relatif terkendali. Cabai rawit dijual Rp30.000/kg, cabai merah besar Rp38.000/kg, bawang merah dan bombay masing-masing Rp40.000/kg, bawang putih Rp35.000/kg, dan tomat Rp20.000/kg.

Gula pasir tercatat Rp17.000/kg, gula merah Rp20.000/kg, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp130.000/kg.

Serda Lannang menegaskan pihaknya akan terus memantau harga secara berkala, terlebih menjelang hari besar keagamaan atau momen tertentu yang rawan memicu kenaikan permintaan.

“Kami bersama aparat terkait akan terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas harga, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar,” ujar Serda Lannang.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan dan membantu pemerintah daerah memastikan kesejahteraan warga.

Dengan adanya pengawasan rutin, diharapkan pasar tetap kondusif, harga stabil, dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *