Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Babinsa dan Warga Bersatu di Dua Pitue

177
×

Babinsa dan Warga Bersatu di Dua Pitue

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Di bawah naungan pohon-pohon yang rindang, ada kisah tentang kebersamaan yang tumbuh di tengah badai kecil.

Kamis pagi, 16 Januari 2025, di depan Taman Makam Bahagia, Lingkungan 2, Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, ranting-ranting pohon tumbang menghalangi jalan, mengancam keselamatan para pengguna jalan.

banner 300x600

Namun, dari situasi itu, semangat gotong royong kembali bergema, dipimpin oleh sosok penuh dedikasi, Serma Afsalul Rahman, Babinsa Koramil 1420-05/Dua Pitue.

“Ini bagian dari tugas kami. Kehadiran TNI harus memberikan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam situasi yang berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari,” ujar Serma Afsalul dengan nada tenang namun penuh ketegasan.

Dengan celana loreng dan tangan yang memegang parang, ia menjadi simbol nyata dari ketangguhan dan kepedulian.

Warga sekitar tak tinggal diam. Mereka bergabung, membawa alat seadanya, membentuk barisan gotong royong yang bergerak serempak.

Dengan semangat yang mengalir deras, ranting-ranting pohon yang tumbang pun mulai tersingkir, membuka kembali akses jalan yang sempat terganggu.

“Babinsa itu ibarat penjaga kami,” kata seorang warga setempat. “Mereka tidak hanya hadir di saat genting, tapi juga selalu ada untuk membantu, bahkan dalam urusan kecil sekalipun.”

Pernyataan warga menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran TNI diterima dengan penuh penghormatan dan rasa syukur di hati masyarakat.

Kegiatan sederhana ini menjadi pengingat bahwa gotong royong bukan sekadar tradisi, tetapi juga roh dari kehidupan bermasyarakat.

“Dengan kerja sama seperti ini, masalah apa pun pasti bisa kita atasi,” tambah Serma Afsalul.

Kata-katanya menjadi penyemangat bagi semua yang hadir, memantapkan keyakinan bahwa kebersamaan adalah kunci dari setiap solusi.

Ketika ranting terakhir disingkirkan dan jalan kembali terbuka, bukan hanya jalan yang terasa lapang, tetapi juga hati semua orang yang terlibat.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Babinsa. Kehadiran mereka selalu membuat kami merasa aman,” ujar warga lain yang turut membantu.

Di tengah tumpukan dedaunan yang berserakan, cerita ini meninggalkan kesan mendalam—bahwa di setiap sudut negeri, selalu ada tangan-tangan yang siap bekerja untuk sesama.

Dan di bawah seragam hijau yang sederhana, ada hati yang berdegup untuk rakyat. TNI, bukan hanya pengawal negeri, tetapi juga penguat jiwa gotong royong. (*)

Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *