SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Komitmen Babinsa dalam menjaga kestabilan pangan dan daya beli masyarakat kembali dibuktikan. Babinsa Kelurahan Lawawoi, Koptu Alpiar, turun langsung ke Pasar Tradisional Lawawoi, Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, untuk memantau ketersediaan serta harga bahan pokok, Sabtu (7/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman dan harga tidak melonjak di luar batas kewajaran.
Dalam pemantauannya, Koptu Alpiar mengecek langsung sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, dan gula. Hasilnya, seluruh bahan pokok terpantau tersedia dengan cukup dan masih berada dalam kisaran harga yang stabil.
“Kami lakukan pemantauan rutin agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Saat ini, harga sebagian besar kebutuhan pokok masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Koptu Alpiar di sela kegiatan.
Tak hanya memeriksa stok dan harga, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak serta menghindari praktik spekulasi yang bisa merugikan konsumen. Kepada warga, ia mengajak untuk aktif melapor jika menemukan indikasi kelangkaan barang atau harga yang tidak wajar di pasaran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peran Babinsa sebagai garda terdepan di wilayah binaan dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat dari gejolak harga pasar.
Kehadiran Babinsa di pasar tradisional pun mendapat respons positif dari pedagang dan pembeli. Mereka merasa lebih tenang karena ada pengawasan langsung dari aparat yang memastikan distribusi dan harga bahan pokok tetap terkendali.
Melalui langkah sederhana namun nyata ini, Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut mengawal denyut ekonomi rakyat agar tetap stabil dan berkeadilan. Dari pasar hingga dapur warga, Babinsa hadir sebagai penjaga ketahanan pangan dan sahabat masyarakat. (*)















