JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Koptu Herman Nur, Babinsa Koramil 1420-02/Tellu Limpoe, bersama pecinta lingkungan dan Bhabinkamtibmas, menggagas karya bakti penanaman 20 bibit pohon mangga di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Jumat (06/09/2024). Aksi ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga gerakan nyata peduli lingkungan.
Koptu Herman dengan antusias menyampaikan pentingnya kegiatan ini. “Menanam pohon mangga di sini adalah bentuk kepedulian kita semua untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya. Bagi Koptu Herman, aksi ini sejalan dengan program penghijauan pemerintah, namun ia menekankan bahwa ini adalah gerakan yang datang dari hati.
Menurutnya, menanam pohon tak hanya soal menambah hijau alam, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem. “Penghijauan ini bukan cuma buat alam jadi lebih asri, tapi juga buat warga dapat manfaat jangka panjang,” tegasnya. Menurut Herman, desa yang hijau dan segar memberikan kenyamanan sekaligus peluang ekonomi.
Lebih lanjut, ia menggambarkan menanam pohon sebagai investasi masa depan. “Menanam pohon sekarang itu kayak menabung. Nanti kalau sudah tumbuh besar dan berbuah, pasti bermanfaat buat warga,” kata Koptu Herman, penuh semangat. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Para pecinta lingkungan dan Bhabinkamtibmas turut serta dalam penanaman. Sebanyak 20 bibit pohon mangga hasil okulasi ditanam dengan penuh semangat gotong-royong. Bagi mereka, ini lebih dari sekadar menanam; ini adalah langkah kecil menuju perubahan besar.
Aksi penanaman pohon ini juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Warga desa, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bahu-membahu mewujudkan Desa Teppo yang lebih hijau dan produktif. “Kita bergerak bareng-bareng biar desa ini makin kece, makin hijau, dan bermanfaat buat semuanya,” tutup Koptu Herman.
Dengan aksi sederhana ini, Koptu Herman berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk ikut dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karya bakti ini bukan sekadar program, tapi langkah nyata yang mengajak semua untuk peduli dan berkontribusi langsung. Desa Teppo hari ini menanam harapan, besok memanen manfaat. (*)















