Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Koramil 04/WP Serma Musair turun langsung ke Pasar Lawawoi, Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Minggu (27/07/2025), demi menjaga kestabilan harga bahan pokok.
Aksi pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan harian masyarakat tetap aman dan tersedia di tengah dinamika pasar yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Langkah sigap ini menjadi wujud nyata peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Serma Musair menegaskan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Babinsa terhadap potensi gejolak harga yang bisa berdampak langsung pada daya beli masyarakat kecil.

“Kami terus berkoordinasi dengan pedagang dan pihak terkait agar harga dan pasokan tetap terkendali,” ungkapnya.
Adapun bahan pokok yang dipantau dalam kegiatan ini meliputi:
Beras premium, beras kepala, beras biasa, beras ketan hitam, beras ketan putih, ayam potong, ayam ras/broiler, ayam kampung, ikan bandeng, ikan layang, ikan cakalang, ikan teri kering, telur ayam ras, telur ayam kampung, telur bebek mentah, telur bebek asin, minyak Bimoli, Minyakita, minyak Sedap, minyak Sania, cabai rawit, cabai merah besar, tomat, bawang putih, bawang merah, bawang bombay, gula pasir, gula merah, daging sapi, kedelai, tempe, tahu, jeruk nipis, dan kacang hijau.
Babinsa Koramil 04/WP menaruh perhatian penuh pada kestabilan ekonomi warga dengan melakukan pemantauan langsung terhadap harga bahan pokok di Pasar Lawawoi.
Serma Musair tak hanya mencatat fluktuasi harga, tapi juga berdialog dengan pedagang dan pembeli demi mendapatkan gambaran utuh kondisi pasar.
Kehadiran Babinsa di lapangan ini menjadi sinyal kuat bahwa TNI hadir menjaga denyut nadi ekonomi rakyat, terutama saat tekanan ekonomi mulai terasa di kalangan bawah.
Dengan keterlibatan aktif seperti ini, Babinsa Koramil 04/WP berharap masyarakat tak hanya tenang, tapi juga percaya bahwa kebutuhan pokok akan tetap tersedia dan terjangkau.
Di tengah gejolak ekonomi yang sulit diprediksi, keberadaan Babinsa bukan sekadar simbol kehadiran negara, tapi juga tumpuan harapan rakyat kecil agar dapur mereka tetap mengepul setiap hari. (*)















