Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Koramil 07 Baranti Kodim 1420/Sidrap turun langsung menyambangi Pasar Sentral Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Kamis (17/7/2025). Dengan mengenakan seragam lengkap dan senyum ramah, ia menyusuri deretan lapak, menyapa para pedagang, dan mencatat harga kebutuhan pokok satu per satu.
Terlihat langkahnya mencerminkan misi penting: memastikan stabilitas harga sembako di wilayah binaan yang menjadi denyut nadi ekonomi rakyat kecil.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk konkret kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional. Di tengah fluktuasi pasar menjelang momen-momen penting seperti perayaan hari besar, kehadiran Babinsa di pasar menjadi simbol dukungan terhadap kestabilan ekonomi warga.
Babinsa Koramil 07 Baranti tak sekadar mencatat harga, tapi juga mendengarkan keluhan pedagang dan mengamati langsung dinamika transaksi, demi merespons cepat jika terjadi lonjakan yang berpotensi memicu gejolak sosial.

Adapun hasil pemantauan harga bahan pokok (sembako) di pasar tersebut sebagai berikut:
Beras Premium: Rp15.000/kg
Beras Medium: Rp13.000/kg
Beras Biasa: Rp12.000/kg
Beras Ketan Hitam: Rp26.000/liter
Beras Ketan Putih: Rp15.000/liter
Ayam Potong: Rp55.000/ekor
Ayam Ras/Broiler: Rp27.000/ekor
Ayam Kampung: Rp60.000/ekor
Ikan Bandeng: Rp30.000/kg
Ikan Kembung: Rp30.000/kg
Ikan Cakalang: Rp30.000/kg
Ikan Teri Kering: Rp20.000/liter
Telur Ayam Ras: Rp28.000/kg
Telur Ayam Kampung: Rp30.000/kg
Telur Bebek: Rp65.000/rak
Minyak Curah: Rp19.000/kg
Minyakita: Rp17.000/liter
Minyak Sedap: Rp20.000/liter
Minyak Sania: Rp27.000/liter
Cabai Rawit: Rp35.000/kg
Cabai Merah Besar: Rp20.000/kg
Tomat: Rp40.000/kg
Bawang Putih: Rp40.000/kg
Bawang Merah: Rp35.000/kg
Gula Pasir: Rp17.000/kg
Gula Merah: Rp30.000/kg
Kedelai Impor: Rp13.000/kg
Kedelai Lokal: Rp11.000/kg
Daging Sapi: Rp130.000/kg
Telur Bebek Asin: Rp7.000/rak
T. Kompas: Rp12.000
Kentang: Rp20.000/kg
Wortel: Rp15.000/kg
Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 09.30 WITA, dalam keadaan aman dan tertib. Babinsa Koramil 07 Baranti tak hanya mencatat harga kebutuhan pokok, tetapi juga menyempatkan diri berdialog akrab dengan para pedagang di Pasar Sentral Baranti.
Ia mendengarkan langsung keluhan dan harapan mereka, menyerap informasi tentang fluktuasi harga yang kerap berubah tanpa pola pasti.
Suasana pasar tetap kondusif dan tertib, sementara kehadiran Babinsa memberi rasa aman sekaligus harapan bagi para pelaku usaha kecil.
Melalui pantauan langsung seperti ini, Babinsa Koramil 07 Baranti turut membuka jalan bagi sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengantisipasi gejolak harga.
Harapannya, setiap temuan di lapangan dapat menjadi rujukan cepat bagi instansi terkait untuk mengambil langkah antisipatif sebelum keresahan muncul di tengah warga. (*)















