Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Koramil 1420-01 Panca Lautang tancap gas usai Idul Adha. Demi memastikan harga dan stok sembako tetap aman terkendali, Sertu Isman dan Koptu Parondongan turun langsung ke Pasar Sentral Bilokka, Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sabtu (07/06/2025). Mereka menyisir tiap kios dan pedagang untuk mengecek kondisi riil di lapangan.
Langkah ini jadi jawaban cepat atas keresahan warga soal fluktuasi harga bahan pokok pasca hari besar keagamaan. Lewat pendekatan humanis, Babinsa tak hanya mencatat harga—tapi juga berdialog dengan pedagang dan pembeli.
Bagaimana kondisi stok? Apakah ada kelangkaan? Semua dicek untuk menjamin situasi tetap stabil dan terkendali.
Tak sekadar lewat-lewat, Babinsa Koramil 1420-01 benar-benar gercep di lapangan.
Dalam kunjungan ke Pasar Sentral Bilokka, mereka mencatat satu per satu harga komoditas penting—dari beras, gula pasir, minyak goreng, hingga bahan pokok lain yang jadi kebutuhan harian warga.
Semua didata detail sebagai bahan evaluasi dan laporan ke satuan atas.
Tak cuma harga, Babinsa Koramil 1420-01 juga fokus cek stok barang di lapangan. Mereka menelusuri kios demi kios, memastikan tak ada potensi kelangkaan usai momen Lebaran.
Perbandingan harga sebelum dan sesudah Idul Adha pun jadi acuan untuk mendeteksi gejolak pasar sejak dini.
Informasi yang diperoleh Babinsa sangat penting, terutama bagi pemerintah desa dalam mengambil kebijakan yang tepat.
Jika ditemukan adanya kenaikan harga yang signifikan atau kelangkaan barang, maka pemerintah desa dapat segera mengambil langkah-langkah antisipatif, misalnya dengan melakukan operasi pasar atau koordinasi dengan pihak terkait untuk menstabilkan harga dan ketersediaan sembako.
Kehadiran Babinsa di pasar juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang dan pembeli.
Babinsa berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat terkait harga sembako.
Dengan demikian pemerintah dapat merespon dengan cepat dan tepat terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Buat Babinsa Koramil 1420-01, blusukan ke pasar bukan cuma soal angka dan grafik harga. Ini soal nurani dan kepedulian.
Mereka hadir langsung di tengah aktivitas jual beli, menyapa pedagang, ngobrol santai dengan pembeli, dan menangkap keresahan kecil yang sering luput dari pantauan formal.
Dengan gaya khas TNI yang humanis, Babinsa Koramil 1420-01 terus menjaga denyut ekonomi rakyat tetap stabil.
Nggak cuma mencatat, mereka juga ikut mencarikan solusi—dari sekadar memberi motivasi, sampai menyampaikan laporan strategis ke komando atas. Semua demi satu tujuan: rakyat tenang, pasar aman. (*)















