Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Babinsa Sidrap Turun Tangan Cek Harga Sembako di Pasar

289
×

Babinsa Sidrap Turun Tangan Cek Harga Sembako di Pasar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Demi memastikan harga sembako tetap aman di kantong rakyat, Babinsa Kelurahan Tanru Tedong Koramil 1420-05/Dua Pitue, Serma Afzalul Rahman, turun langsung memantau situasi Pasar Sentral Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sabtu (26/4/2025).

Berbekal catatan kecil dan semangat menjaga stabilitas harga, Serma Afzalul menelusuri lapak demi lapak. Ia berbincang dengan para pedagang soal stok dan harga kebutuhan pokok yang jadi nadi kehidupan masyarakat sehari-hari.

banner 300x600

“Pemantauan ini rutin kami lakukan. Tujuannya untuk mengantisipasi kenaikan harga yang tidak wajar dan memastikan stok bahan pokok tetap tersedia,” ujar Serma Afzalul di sela-sela kegiatannya.

Hasil pantauannya, harga beras di pasar terpantau stabil. Beras biasa dijual Rp12.000 per kilogram, beras kepala Rp14.000/kg, sementara beras premium Rp17.000/kg. Untuk beras ketan, harga ketan hitam dipatok Rp23.000 per liter dan ketan putih Rp17.000 per liter.

Di sektor protein hewani, harga ayam ras atau broiler dibanderol Rp40.000 per ekor, ayam kampung Rp60.000 per ekor, dan ayam potong Rp55.000 per ekor.

Sementara ikan bandeng Rp10.000, ikan layang Rp5.000, dan ikan cakalang Rp20.000 per ekor. Ikan teri kering yang kerap jadi andalan lauk rakyat kecil dijual Rp15.000 per liter.

Untuk kebutuhan dapur, telur ayam ras dijual Rp55.000 per rak, telur ayam kampung Rp80.000, telur bebek Rp80.000, dan telur bebek asin mencapai Rp90.000 per rak. Daging sapi segar masih bertahan di angka Rp130.000 per kilogram.

Sayur mayur dan bumbu dapur juga tak luput dari pantauan. Bawang merah dipatok Rp30.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg, tomat Rp25.000/kg.

Untuk cabai, harga cabe merah besar dan cabe keriting sama-sama Rp40.000/kg, sementara cabe rawit merah sedikit lebih tinggi di Rp60.000/kg. Sayuran hijau segar dijual Rp5.000 per ikat.

Kebutuhan pokok lainnya, seperti gula pasir dijual Rp17.500 per liter, gula merah Rp25.000/kg, dan minyak goreng berbagai merek—Bimoli Rp21.000/liter, Kita Rp16.000/liter, dan Sania Rp17.500/liter—juga relatif stabil.

Serma Afzalul menegaskan bahwa pengawasan semacam ini akan terus dilakukan, terutama menjelang momen penting seperti hari besar keagamaan atau nasional, saat biasanya harga-harga cenderung melonjak.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang. Dengan pengawasan rutin, pedagang pun akan lebih bertanggung jawab, dan pemerintah daerah bisa cepat ambil langkah bila ada gejolak harga,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pedagang dan warga pasar. Mereka berharap Babinsa dan aparat lainnya terus aktif turun ke lapangan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di Sidrap.

Dengan data yang dikumpulkan, pemerintah daerah kini punya bekal akurat untuk merancang langkah strategis, demi memastikan kebutuhan dapur masyarakat tetap tercukupi tanpa memberatkan kantong. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *