Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Uluale, Pelda Andi Akbar dari Koramil 1420-04/Watang Pulu, mengawali Sabtu pagi (26/07/2025) dengan memimpin karya bakti di Lingkungan I, Jalan Indokute, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.
Bersama warga setempat, ia turun langsung membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan rumput liar.
Langkah ini bukan hanya bentuk pengabdian, tapi juga upaya nyata untuk mencegah bencana kecil yang bisa tumbuh jadi besar—banjir dan penyakit menular.
Kegiatan itu lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Pembersihan saluran air difokuskan pada titik-titik yang kerap dipenuhi limbah rumah tangga.
Sampah yang menumpuk telah lama menjadi biang tersendatnya aliran air, membuat kawasan ini rawan genangan saat hujan deras mengguyur.

Babinsa Uluale menyadari betul, masalah lingkungan tidak bisa diselesaikan sendiri—harus digerakkan bersama.
Pelda Andi Akbar menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Karya bakti yang dilakukan bersama dengan warga bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, melainkan juga mempererat hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat,” jelasnya.
Babinsa Uluale tampil bukan sekadar pemimpin lapangan, tetapi juga motor penggerak semangat gotong royong.
Dengan pendekatan humanis, ia mampu menghidupkan partisipasi warga, mengubah kegiatan bersih-bersih menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna.
“Ini bukan hanya menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan akan tetapi sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” tegasnya.
Di ujung kegiatan, Babinsa Uluale tak lantas pulang dengan tangan kosong. Ia menyisakan jejak yang tak kasatmata—rasa percaya dan semangat kolektif yang mulai tumbuh di tengah warga.
Apa yang dilakukan Pelda Andi Akbar hari itu bukan semata agenda rutin TNI, melainkan cermin kepemimpinan yang merakyat: hadir, menyatu, dan menggerakkan setiap hati warga dengan keteladanan nyata yang penuh empati dan kepedulian sosial.
Karena bagi Babinsa Uluale, membenahi lingkungan adalah bagian dari membangun harapan—pelan, tapi pasti, dan bermakna dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. (*)















