Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID — Babinsa Koramil 02/Tellu Limpoe, Serka Anwar, turun langsung ke lapangan bersama warga untuk “menyikat” drainase yang mampet di Lingkungan II Pemantingan, Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Kamis (12/02/2026).
Aksi karya bakti ini menyasar saluran air yang dipenuhi lumpur dan sampah. Endapan sedimen yang selama ini menghambat aliran air diangkat satu per satu, sementara sampah plastik dan ranting dibersihkan agar drainase kembali berfungsi normal. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi banjir seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah tersebut.
Dengan peralatan seadanya, Babinsa dan warga bahu-membahu masuk ke selokan. Suasana gotong royong pun terasa hidup. Tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat, semua menyatu dalam satu misi: lingkungan bersih, banjir minggir.
Serka Anwar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami ingin memastikan lingkungan warga tetap bersih dan sehat. Dengan saluran air yang lancar, risiko banjir dapat kita minimalisir. Ini juga bentuk edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di selokan,” ujar Serka Anwar di sela-sela kegiatan.
Kehadiran Babinsa yang turun langsung ke dalam drainase menjadi pemicu semangat warga. Banyak warga mengaku lebih termotivasi ketika melihat aparat TNI ikut berkotor-kotor membersihkan selokan bersama mereka.
Kegiatan karya bakti ini berjalan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Selain mencegah potensi banjir, aksi “sikat drainase” ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah benteng pertama menghadapi musim hujan.
Dari selokan kecil di Kelurahan Pajalele, lahir pesan besar: gotong royong masih hidup, dan Sidrap siap melawan banjir dengan tangan sendiri. (*)















