Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Warga Kampung Beru Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan

137
×

BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Warga Kampung Beru Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GOWA, JURNALPOLRI.MY.ID – Seorang warga Kampung Beru, Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, mengeluhkan status kepesertaan BPJS Kesehatan miliknya yang tiba-tiba tidak aktif saat hendak mendapatkan pelayanan medis di Puskesmas Tompobulu. Akibatnya, warga tersebut harus membayar biaya perawatan infus sebesar Rp200 ribu.

Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengaku datang ke Puskesmas Tompobulu karena merasa tidak enak badan. Setelah menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis, ia kemudian diberikan tindakan infus sebagai bagian dari perawatan. Namun saat proses administrasi, petugas menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan Gratis (Penerima Bantuan Iuran/PBI) miliknya sudah tidak aktif.

banner 300x600

“Saya datang berobat karena merasa kurang sehat. Setelah diperiksa, saya dipasang infus. Tapi saat mau menyelesaikan pembayaran, saya diberitahu kalau BPJS saya tidak aktif sehingga harus membayar Rp200 ribu,” ungkapnya.

Warga Kampung Beru menunjukkan bekas infus di tangan setelah mengeluhkan BPJS Kesehatan yang tiba-tiba tidak aktif saat berobat di Puskesmas Tompobulu.
Seorang warga Kampung Beru, Kelurahan Malakaji, Kabupaten Gowa, memperlihatkan bekas perawatan infus usai mengeluhkan BPJS Kesehatan miliknya yang tiba-tiba tidak aktif sehingga harus membayar biaya pengobatan di Puskesmas Tompobulu.

Ia mengaku terkejut dengan kondisi tersebut. Selama ini, dirinya selalu menggunakan BPJS Kesehatan Gratis saat berobat dan tidak pernah menerima informasi terkait perubahan status kepesertaan.

Bahkan, warga tersebut juga menyebut bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan lain dari program pemerintah. Hal itu membuatnya semakin bingung ketika mengetahui status BPJS yang sebelumnya aktif tiba-tiba dinonaktifkan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

“Selama ini saya tidak pernah dapat bantuan apa pun. BPJS gratis itu satu-satunya yang saya gunakan kalau sakit. Makanya saya heran kenapa tiba-tiba tidak aktif,” tambahnya.

Keluhan ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat Puskesmas Tompobulu merupakan fasilitas kesehatan utama yang melayani warga Kelurahan Malakaji, termasuk Kampung Beru.

Sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut sangat bergantung pada program BPJS Kesehatan PBI untuk memperoleh layanan kesehatan dengan biaya terjangkau.

Sejumlah warga menilai, penonaktifan status BPJS tanpa pemberitahuan yang jelas dapat menimbulkan kesulitan bagi masyarakat, terutama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan secara mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Puskesmas Tompobulu belum memberikan keterangan resmi terkait rincian biaya pelayanan infus maupun penjelasan mengenai status kepesertaan BPJS warga tersebut.

Masyarakat Kampung Beru berharap BPJS Kesehatan Cabang Gowa bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dapat segera memberikan klarifikasi terkait persoalan ini.

Selain itu, warga juga meminta adanya penjelasan terbuka mengenai mekanisme penonaktifan dan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan Gratis agar masyarakat tidak mengalami kebingungan saat membutuhkan layanan kesehatan.

Warga berharap persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga masyarakat yang berhak menerima bantuan iuran BPJS tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan secara layak tanpa harus terbebani biaya yang tidak terduga.

 

Penulis: Riswan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *