SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam membenahi pusat ekonomi rakyat kembali ditunjukkan. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, turun langsung memimpin penataan Pasar Sentral Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sabtu (3/1/2026).
Penataan pasar ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja. Sejak pagi, aktivitas pasar tampak lebih tertib dengan kehadiran langsung kepala daerah di lokasi.
Kegiatan penataan melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Perdagangan, Satpol PP, TNI, Polri, hingga partisipasi warga setempat. Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam menata pasar tradisional agar lebih modern dan kompetitif.
Bupati Syaharuddin didampingi sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya Anggota DPRD Sidrap Abdul Rahman dan Kartini Beka, Kepala Dinas Perhubungan Andi Bahari Parawansa, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, Plt Kasatpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Kasat Intel Polres Sidrap Iptu Andi Aswan, serta Camat Dua Pitue Andi Purnama Kusuma Wardani.

“Penataan ini kita lakukan agar Pasar Tanru Tedong menjadi lebih bersih, lebih aman, dan lebih nyaman. Harapannya, pasar ini bisa semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi pedagang maupun masyarakat,” tegas Syaharuddin di sela kegiatan.
Selain penataan lapak, Bupati Sidrap juga mengungkapkan rencana pemindahan lokasi pedagang buah agar lebih tertib dan menarik minat pembeli. Menurutnya, penataan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pedagang.
“Insya Allah, setelah ditata, pasar ini akan semakin ramai. Pedagang buah yang sebelumnya bisa mendapatkan satu juta rupiah per hari, kami optimistis pendapatannya akan meningkat setelah perbaikan,” ujarnya optimis.
Tak hanya itu, area parkir pasar juga akan ditata ulang dan dipindahkan ke bagian depan tanpa menggunakan tenda, guna menciptakan akses yang lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung.
“Kita mulai dengan memindahkan barang dari bagian depan ke samping. Semoga penataan ini berjalan lancar dan membawa kemajuan bagi masyarakat Sidrap,” tutup Syaharuddin.
Langkah cepat dan tegas ini diharapkan menjadikan Pasar Tanru Tedong sebagai pasar tradisional yang lebih tertib, bersih, dan menjadi penggerak ekonomi rakyat di Sidrap.















