Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Di Bone, Kapolres Sidrap Bedah Operasi Ketupat

156
×

Di Bone, Kapolres Sidrap Bedah Operasi Ketupat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Bone – Aroma Lebaran masih terasa, tapi di balik layar, kerja keras aparat belum benar-benar usai.

Jumat pagi (11/4/2025), jajaran Polres Sidrap tancap gas menuju Mapolres Bone, mengikuti kegiatan Pengawasan Operasi Ketupat (Wasops) yang digelar Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

banner 300x600

Ruang rapat Mapolres Bone tampak padat. Tak hanya Polres Sidrap, sejumlah Polres lain di bawah naungan Polda Sulsel turut hadir.

Semua duduk satu meja, satu tujuan—menguji sejauh mana Operasi Ketupat 2025 berjalan efektif dan berdampak.

Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., yang datang didampingi Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasikeu, tampak serius menyimak jalannya evaluasi.

Tak ada basa-basi, tim Itwasum langsung menguliti laporan: mulai dari kelengkapan administrasi, keakuratan pelaporan, efektivitas pengamanan, hingga kerja sama antar instansi yang terlibat dalam operasi yang mengamankan momen Idul Fitri itu.

“Ini bukan sekadar formalitas. Ini bahan bakar untuk kerja yang lebih tajam dan terukur ke depannya,” tegas Kapolres Fantry usai kegiatan.

Ia menekankan bahwa evaluasi semacam ini bukan hal baru, tapi selalu krusial.

“Wasops itu penting, bukan hanya sebagai laporan ke atas, tapi juga sebagai cermin bagi kita sendiri. Di mana yang sudah oke, dan mana yang masih butuh sentuhan,” ujarnya.

Operasi Ketupat 2025 sendiri telah resmi berakhir. Namun, catatan lapangan, dinamika di pos-pos pengamanan, hingga interaksi personel dengan masyarakat selama operasi jadi bagian penting yang diurai satu per satu.

Kapolres Fantry pun membuka diri terhadap segala masukan dari Tim Itwasum.

“Kami siap terima kritik, arahan, dan koreksi. Semua demi pelayanan yang lebih baik di masa datang,” ungkapnya.

Sementara itu, suasana forum berlangsung santai tapi serius. Beberapa anggota tim pengawas terlihat berdiskusi langsung dengan perwakilan Polres-polres peserta.

Tak sedikit pula yang mencatat poin-poin krusial untuk ditindaklanjuti setiba di wilayah masing-masing.

Dengan rampungnya Operasi Ketupat 2025, seluruh jajaran Polda Sulsel kini bersiap menghadapi agenda-agenda pengamanan berikutnya.

Evaluasi ini jadi titik henti sejenak—untuk mengambil napas, menata ulang strategi, dan melangkah lebih siap.

Karena di balik seragam dan seruan “Aman Tertib Lebaran”, ada komitmen yang terus diasah. Dan pagi itu, di Bone, komitmen itu diuji, dicatat, dan disiapkan untuk jadi lebih baik lagi. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *