Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Kafilah Jeneponto Tiba, Wakil Bupati Luwu Utara Sambut Penuh Hangat

200
×

Kafilah Jeneponto Tiba, Wakil Bupati Luwu Utara Sambut Penuh Hangat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Luwu Utara – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kantor Bupati Luwu Utara pada Sabtu pagi (12/4/2025).

Rombongan kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Kabupaten Jeneponto akhirnya tiba dan langsung disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Luwu Utara, H. Jumail Mappile, S.Ip., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana STQH tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

banner 300x600

Penyambutan berlangsung sekitar pukul 10.30 WITA dan menjadi momen hangat yang tak hanya disaksikan oleh tuan rumah, tapi juga oleh kafilah dari dua kabupaten lainnya: Gowa dan Bantaeng.

Dalam sambutannya, Jumail tak sekadar menyampaikan ucapan selamat datang, tapi juga menyelipkan harapan besar agar para peserta bisa tampil maksimal dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan ukhuwah Islamiyah.

“Selamat datang di Kabupaten Luwu Utara. Semoga betah selama di sini dan bisa menikmati suasana yang kami tawarkan. Jangan lupa juga mampir ke destinasi wisata unggulan kami, dari permandian air panas sampai makam-makam tokoh agama seperti Datu Patimang dan Datuk Sulaeman,” kata Jumail ramah.

Sementara itu, kafilah Kabupaten Jeneponto datang dengan kekuatan penuh: 80 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, dan official. Mereka dipimpin langsung oleh Kabag Kesra Setda Jeneponto, Abd. Rahmat.

Dalam sambutan balasannya, Abd. Rahmat mengaku terharu dengan sambutan hangat yang diberikan panitia dan pemerintah daerah Luwu Utara.

Menurutnya, sejak tiba di lokasi, seluruh anggota rombongan merasa diperlakukan seperti keluarga sendiri.

“Alhamdulillah, sambutannya luar biasa. Kami merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Untuk STQH ini, kami datang bukan hanya untuk berkompetisi, tapi juga mempererat silaturahmi. Namun tentu saja, kami siap tampil maksimal demi mengharumkan nama Bumi Turatea,” tegas Rahmat disambut tepuk tangan hadirin.

Rahmat juga menegaskan bahwa STQH bukan hanya ajang unjuk kemampuan, melainkan juga momen mempererat persaudaraan antar daerah.

STQH tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini menjadi magnet bagi ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota.

Selain kompetisi tilawah dan hadis, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi budaya dan religi yang semakin memperkaya dinamika keislaman di Sulsel. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *