Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Kapolda dan Muhammadiyah Sulsel Sepakat Jaga Pilkada Damai

115
×

Kapolda dan Muhammadiyah Sulsel Sepakat Jaga Pilkada Damai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel mengunjungi Kantor DPW Muhammadiyah Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, tepat pukul 14.00 WITA, Rabu (16/10/2024).

Kehadiran Kapolda disambut hangat oleh Ketua DPW Muhammadiyah Sulsel, Prof. Ambo Asse, .M.Ag. beserta jajaran pengurus yang hadir dengan penuh semangat.

banner 300x600

Dalam pertemuan, Prof. Ambo Asse berharap Polda Sulsel bisa menjaga keamanan dan kelancaran Pilkada mendatang, agar berjalan tanpa hambatan.

Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap netral, tak terlibat politik praktis, dan fokus pada pengembangan sosial serta moral umat.

Kapolda Yudhiawan mengapresiasi Muhammadiyah yang dinilai berperan besar dalam menjaga harmoni sosial, terutama di momen krusial seperti Pilkada ini.

Menurutnya, Bawaslu menempatkan Sulsel sebagai daerah dengan potensi kerawanan Pilkada peringkat keempat. Hal ini butuh perhatian serius.

Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, bekerja sama menjaga ketenangan dan keharmonisan menjelang Pilkada.

Ia memastikan bahwa Polda siap menciptakan situasi damai, baik dengan menindak kriminalitas Pilkada, hoaks, hingga politik uang yang merusak.

Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang amanah, untuk membawa daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Masalah narkoba juga tak luput dari perhatian. Kapolda mengajak semua pihak, termasuk Muhammadiyah, untuk melawan penyebaran narkoba secara aktif.

“Jangan sampai Pilkada membuat keluarga terpecah,” tegas Kapolda, mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah dinamika politik.

Prof. Ambo Asse menyatakan dukungan penuh Muhammadiyah terhadap langkah kepolisian menjaga keamanan Pilkada dan menolak segala bentuk politik uang.

Ia menambahkan bahwa dalam agama, politik uang dilarang keras, baik bagi pemberi maupun penerima, karena mengancam keadilan demokrasi.

Silaturahmi ini berlangsung hangat, dengan harapan bersama agar Pilkada berjalan aman, damai, dan jauh dari konflik di Sulawesi Selatan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *