Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Kapolda Metro Jaya Kerahkan 13 Ribu Pasukan untuk Buruh

133
×

Kapolda Metro Jaya Kerahkan 13 Ribu Pasukan untuk Buruh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, JURNALPOLRI.MY.ID – Gelombang massa buruh diprediksi bakal mengguncang jantung ibu kota pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta 2025.

Ribuan buruh dari berbagai daerah dipastikan akan memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk menyuarakan aspirasi mereka.

banner 300x600

Menanggapi potensi lautan manusia tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto langsung menggelar rapat koordinasi di Aula Promoter, Polda Metro Jaya, Senin (28/4/2025).

Hadir dalam rapat itu jajaran elit Mabes Polri, pemda DKI, dan unsur pengamanan lainnya. Satu tujuan: May Day harus aman, damai, dan tertib.

“Ini bukan sekadar demonstrasi. Ini momentum persatuan dan solidaritas. Tapi kalau tak dikelola dengan baik, bisa jadi bumerang,” tegas Irjen Karyoto dalam arahannya.

Ia tak main-main. Dengan prediksi puluhan ribu buruh tumpah ke jalan dan rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan menyampaikan pidato, Polda Metro Jaya mengerahkan lebih dari 13 ribu personel gabungan. Titik-titik vital, termasuk jalan protokol dan tol, akan dijaga ketat.

Kapolda juga mengingatkan seluruh elemen buruh untuk tetap menjaga ketertiban dan tak mudah terpancing provokasi.

“Sampaikan aspirasi secara damai. Jangan terjebak ulah segelintir oknum yang ingin rusuh,” ujarnya lantang.

Tak hanya itu, Polda Metro Jaya juga akan menyiapkan Tactical Floor Game (TFG) dan simulasi pengamanan demi mengantisipasi segala kemungkinan.

Sebuah posko pengaduan dan call center layanan cepat pun didirikan agar masyarakat bisa melapor dengan cepat jika ada gangguan.

Dari sisi taktis, Astamaops Polri Irjen Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan humanis akan dikedepankan.

“Gas air mata adalah opsi terakhir. Tapi kami akan hadir dengan tim medis di setiap titik strategis,” kata Wiyagus.

Sementara itu, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono mengeluarkan peringatan keras: waspadai penyusup!

Ia meminta seluruh jajaran aktif melakukan deteksi dini terhadap potensi provokator dan kelompok pengacau yang biasa menunggangi aksi buruh.

Tak ketinggalan, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan pengawalan massa buruh akan dilakukan dari titik keberangkatan hingga lokasi aksi.

“Rekayasa lalu lintas sudah kami siapkan. Warga yang tidak berkepentingan, silakan cari rute alternatif,” ujarnya.

Dari lapangan, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Sustyo Purnomo Condro menyatakan sistem pengamanan akan dibagi ke dalam delapan sektor utama, dan pihaknya siap menghadapi potensi gangguan dari kelompok anarko atau penyusup lainnya.

“Kami tidak ingin ada satu insiden pun yang merusak esensi May Day. Pengawasan akan kami lakukan secara ketat, dari hulu ke hilir,” tegas Sustyo.

May Day Fiesta 2025 bukan hanya soal orasi dan tuntutan. Ini ujian bagi aparat, pemerintah, dan buruh sendiri: apakah mampu menyampaikan aspirasi tanpa merusak tatanan?

Semua mata kini tertuju ke Patung Kuda. Apakah Jakarta akan tetap berdiri tenang, atau justru memanas? (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *