Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Kapolres Sidrap Siap Kawal IP-300: Tiga Kali Panen, Aman Terkendali

227
×

Kapolres Sidrap Siap Kawal IP-300: Tiga Kali Panen, Aman Terkendali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Komitmen mewujudkan ketahanan pangan nasional mendapat dukungan penuh dari jajaran Polres Sidrap.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan II yang digelar di Lapangan SKPD, Kabupaten Sidrap, Rabu (16/4/2025).

banner 300x600

Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sidrap, AKBP Fantry hadir di tengah forum strategis tersebut untuk memastikan bahwa pihak kepolisian siap menjadi bagian penting dalam menyukseskan program Indeks Pertanaman 300 (IP-300) di wilayahnya.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sidrap ini turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sidrap serta tokoh sentral pertanian nasional, Prof. Dr. Fadjry Djufry, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI.

Ia juga merupakan Penanggungjawab Program Swasembada Pangan Nasional untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Rapat turut melibatkan unsur Forkopimda, pimpinan OPD terkait, hingga perwakilan petani dan tokoh masyarakat dari 11 kecamatan se-Kabupaten Sidrap.

Suasana rapat terasa hangat, namun serius—mencerminkan kesadaran bersama bahwa misi swasembada pangan tak bisa dikerjakan sendirian.

IP-300 sendiri merupakan program strategis nasional yang mendorong peningkatan indeks tanam menjadi tiga kali dalam satu tahun pada lahan pertanian.

Ini bukan hanya soal kuantitas panen, tapi tentang transformasi sistem pertanian menjadi lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Kapolres Sidrap dalam kesempatan itu menegaskan, Polri tak akan tinggal diam dalam proses ini.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Polres Sidrap akan memastikan keamanan seluruh tahapan pelaksanaan IP-300, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, hingga distribusi hasil panen,” ujar AKBP Fantry.

Menurutnya, stabilitas kamtibmas merupakan pondasi utama dalam mendukung produktivitas petani.

Ia juga menambahkan, keterlibatan aparat kepolisian bukan hanya sebatas pengamanan teknis, tapi juga pada upaya pemberdayaan dan edukasi masyarakat agar program ini berjalan tepat sasaran.

Program ini ditargetkan mampu mendongkrak pendapatan petani dan mempercepat tercapainya kemandirian pangan nasional.

Di Kabupaten Sidrap, yang dikenal sebagai salah satu lumbung beras Sulawesi Selatan, potensi lahan pertanian yang luas dan subur menjadi modal besar untuk mendukung target nasional tersebut.

Prof. Fadjry dalam paparannya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“IP-300 bukan hanya tugas Kementan, tapi butuh peran aktif dari semua, termasuk Polri dan TNI. Kita butuh pertanian yang bukan hanya produktif, tapi juga aman dan stabil,” tegasnya.

Bupati Sidrap pun menyambut baik sinergi dari semua pihak, termasuk Polres Sidrap. Ia berharap program ini menjadi awal dari transformasi pertanian modern di Sidrap yang bisa menjadi contoh nasional.

Dukungan nyata Kapolres Sidrap mencerminkan peran aktif Polri yang kini semakin luas—bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga hadir dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jika petani tenang, hasilnya pasti maksimal. Dan kami akan pastikan mereka bisa bertani tanpa rasa cemas,” tutup AKBP Fantry.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan jajaran Polres Sidrap, program IP-300 diharapkan bukan sekadar rencana di atas kertas, tapi benar-benar menyentuh sawah, menyuburkan hasil, dan membawa Sidrap ke puncak produktivitas nasional. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *