Poso, JURNALPOLRI.MY.ID — Kapolsek Lore Selatan Iptu I Made Putra Yasa mengingatkan bahaya narkotika yang mulai mengancam generasi muda di wilayah Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso. Peringatan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan masyarakat yang digelar di Baruga Desa Lengkeka, Minggu (31/8/2025) siang.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WITA ini dihadiri puluhan pemuda, remaja, serta tokoh masyarakat setempat. Hadir pula perwakilan TNI, pemerintah desa, tokoh adat, dan tokoh agama.
Seluruh pihak menegaskan komitmen bersama untuk menutup ruang peredaran narkotika yang belakangan dikhawatirkan masuk ke desa-desa di Poso.

“Generasi muda harus jadi benteng pertama. Jangan sampai narkotika merusak masa depan kalian,” tegas Kapolsek Lore Selatan Iptu I Made Putra Yasa dalam sambutannya.
#Dukungan lintas elemen
Selain Kapolsek Lore Selatan, sosialisasi ini juga diisi pemaparan dari Babinsa Desa Lengkeka Sertu Petrus Maluangan yang mewakili Danramil 1307-03/Bada, Kepala Desa Lengkeka Benyamin Bare, Ketua Adat Tagombo Pole, serta Pendeta Yanis Toi’a dari GKST Kalvari Lengkeka.
Mereka kompak menyampaikan pesan serupa: masyarakat, terutama kalangan pemuda, harus mewaspadai pola peredaran narkotika yang kerap menyasar wilayah pelosok.
Ancaman itu, kata mereka, tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat memicu tindak kriminal serta memecah belah persatuan sosial.
Kepala Desa Benyamin Bare menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh program Polsek Lore Selatan untuk menjaga warganya.
“Kami akan mengawal anak-anak muda agar tetap fokus pada pendidikan, kerja, dan hal-hal positif. Narkoba tidak boleh masuk ke Lengkeka,” ujarnya.
#Sesi interaktif
Setelah paparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para remaja dan pemuda diberi kesempatan menyampaikan keresahan sekaligus bertanya langsung kepada aparat dan tokoh desa.
Beberapa pertanyaan yang muncul berkisar tentang cara mengenali jenis narkotika, peran keluarga dalam pencegahan, hingga langkah konkret aparat bila ditemukan peredaran gelap di sekitar desa.
Kapolsek Lore Selatan menjawab lugas. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kalau ada tanda-tanda, segera lapor. Jangan takut. Kami akan tindaklanjuti,” kata Iptu I Made Putra Yasa.
#Komitmen tertulis
Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan penandatanganan hasil kesepakatan bersama. Perangkat desa, ketua RT, tokoh adat, dan perwakilan pemuda menandatangani dokumen komitmen menolak narkotika di Desa Lengkeka.
Tepat pukul 17.05 WITA, acara resmi berakhir. Namun, suasana keakraban masih terasa ketika para peserta berbincang santai usai kegiatan.
Banyak pemuda menyampaikan apresiasi karena merasa diberi ruang untuk berdiskusi langsung dengan aparat.
#Fokus berkelanjutan
Kapolsek Lore Selatan menegaskan, pembinaan semacam ini tidak berhenti di Desa Lengkeka saja. Ke depan, Polsek Lore Selatan berencana memperluas kegiatan sosialisasi ke desa-desa lain di wilayah Lore Selatan.
“Kami tidak ingin hanya satu kali. Pencegahan narkoba itu harus berkelanjutan. Kita ingin semua elemen bergerak bersama,” tutup Iptu I Made Putra Yasa.
Dengan langkah konkret itu, Kapolsek Lore Selatan berharap Desa Lengkeka bisa menjadi contoh nyata komitmen kolektif dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Pewarta: Yulius Kapita















