Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Personil Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil jajaran Kodim 1420/Sidrap tancap gas sejak Subuh, Kamis pagi (17/07/25), dengan menggelar Safari Subuh serentak di wilayah binaan masing-masing.
Tak sekadar ibadah berjamaah, kegiatan ini menjadi langkah konkret Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lewat pendekatan spiritual dan sosial.
Dimulai dengan salat Subuh berjamaah di masjid-masjid desa binaan, para Babinsa kemudian menyambung momen itu dengan ngobrol santai bareng warga.
Obrolan selepas ibadah ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat desa.
Semua dilakukan demi satu tujuan: menjaga harmoni, menyerap aspirasi, dan memastikan wilayah tetap kondusif dari tingkat paling bawah.

Menurut Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Awaloeddin, S.I.P., kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
“Melalui Safari Subuh dan Komsos ini, Babinsa bisa menyerap aspirasi, mengetahui permasalahan warga, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama-sama,” ujarnya.
Di tengah derasnya tantangan sosial zaman sekarang, personil Bintara Pembina Desa dari Koramil jajaran Kodim 1420/Sidrap tak tinggal diam.
Lewat Safari Subuh, mereka memanfaatkan momen kebersamaan untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara hangat dan merakyat.
Dari soal pentingnya menjaga persatuan, hingga menguatkan kembali semangat nasionalisme, semua dikemas dalam bahasa sehari-hari yang mudah dicerna warga.
Pendekatan humanis para Babinsa ini rupanya menyentuh hati masyarakat. Warga mengaku merasa lebih dekat dan terbantu, bukan hanya secara keamanan, tapi juga secara moral.
Kehadiran personil Bintara Pembina Desa yang tak kenal lelah menyambangi masjid dan rumah warga membawa angin sejuk tersendiri bagi kehidupan sosial di desa.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan itu, para Babinsa kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar simbol, tapi nyata berdetak bersama denyut nadi masyarakat.
Sebuah bukti bahwa personil Bintara Pembina Desa adalah jembatan harapan antara rakyat dan negara. (*)















