Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

KJI Wajo Bongkar Rahasia Berita & AI

21
×

KJI Wajo Bongkar Rahasia Berita & AI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WAJO, JURNALPOLRI.MY.ID – Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kabupaten Wajo di bawah kepemimpinan Takbir, menggelar pelatihan jurnalistik di Aula Inspektorat Kabupaten Wajo, Minggu (21/12/2025).

Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri utama, Edy Basri (Ketua DPW KJI Sulsel) dan Hamka Hamid (Ketua AMJI-RI Wilayah Sulawesi Selatan), dengan fokus pada teknik penulisan berita dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

banner 300x600

Kegiatan ini diikuti puluhan jurnalis dan pegiat media yang ingin meningkatkan kompetensi jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Pelatihan dirancang untuk memperkuat dasar jurnalistik sekaligus membekali peserta dengan wawasan teknologi terkini.

Peserta pelatihan jurnalistik KJI Kabupaten Wajo mengikuti sesi pembelajaran di Aula Inspektorat Wajo.
Suasana pelatihan jurnalistik KJI Wajo di Aula Inspektorat Kabupaten Wajo.

Dalam materinya, Edy Basri mengupas secara mendalam cara pembuatan berita yang baik dan benar, mulai dari penulisan lead, hingga pentingnya akurasi dan keberimbangan informasi. Ia menegaskan bahwa kualitas berita tetap menjadi fondasi utama profesi jurnalis.

“Berita yang kuat lahir dari data yang akurat, struktur yang jelas, dan etika yang dijaga. Kecepatan tidak boleh mengalahkan kebenaran,” tegas Edy Basri di hadapan peserta.

Sementara itu, Hamka Hamid membahas peran dan tantangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik.

Ia menjelaskan bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu kerja jurnalis, mulai dari riset awal hingga pengolahan data, tanpa menghilangkan peran manusia sebagai penentu akhir.

“AI adalah alat, bukan pengganti jurnalis. Yang menentukan kualitas berita tetap manusia, dengan nurani dan tanggung jawab etik,” ujar Hamka Hamid.

Ketua KJI Kabupaten Wajo, Takbir, S.Sos., mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan jurnalis Wajo agar adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berpegang pada nilai-nilai jurnalistik.

“Kami ingin jurnalis di Wajo tidak hanya mahir menulis berita, tetapi juga cerdas memanfaatkan teknologi seperti AI secara bertanggung jawab,” kata Takbir.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab yang dinamis. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat membahas praktik penulisan berita dan peluang penggunaan AI di ruang redaksi.

Melalui kegiatan ini, KJI Wajo berharap mampu melahirkan jurnalis yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan jurnalistik di era digital berbasis teknologi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *