SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Aksi tak biasa menyelimuti area Perkuburan Lagon, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Senin (13/04/2026). Di tengah sunyinya makam, langkah-langkah kecil para siswa berpadu dengan gerak sigap aparat teritorial. Area yang selama ini cenderung sepi mendadak hidup oleh aksi gotong royong yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Babinsa Kelurahan Duampanua dari Koramil 07/Baranti, Serka Mustakim, tampil di garis depan memimpin kegiatan karya bakti tersebut.
Bersama staf kelurahan dan siswa-siswi SDN 8 Baranti, ia menggerakkan pembersihan di kawasan pemakaman yang sebelumnya dipenuhi rumput liar dan tumpukan sampah.
Pemandangan ini menjadi kontras: antara keheningan makam dan riuh semangat kebersamaan.
Tangan-tangan kecil para siswa tak ragu menyentuh tanah, belajar langsung makna kepedulian.
Di sisi lain, aparat dan staf kelurahan memastikan setiap sudut dibersihkan dengan rapi, menciptakan harmoni antara edukasi dan aksi nyata di lapangan.
Serka Mustakim menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih biasa. Lebih dari itu, ada pesan moral yang ingin ditanamkan.
“Kegiatan ini juga merupakan bentuk penghormatan kita terhadap orang yang telah meninggal dunia. Selain itu, melibatkan siswa sekolah diharapkan dapat menanamkan rasa kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini,” ujar Serka Mustakim.
Tak hanya menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Staf Kelurahan Duampanua yang turut hadir juga memberikan apresiasi atas keterlibatan para siswa. Mereka menilai kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif sekaligus mempererat hubungan antara aparat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kolaborasi lintas generasi ini dinilai menjadi contoh positif yang patut dipertahankan.
Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Babinsa bersama siswa dan masyarakat membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil.
Dari kuburan yang dibersihkan bersama, tumbuh harapan akan generasi yang lebih peduli, lingkungan yang lebih terjaga, dan nilai kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat. (*)















