Presiden Mahasiswa BEM Politeknik Muhammadiyah Makassar Muhammad Ahmad terpilih menjadi Koordinator Daerah BEM Nusantara Sulawesi Selatan (7/10/2024)
Muhammad Ahmad terpilih dalam Temu Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara yang di laksanakan pada tanggal 05-06 Oktober 2024 di Universitas Ichsan Sidrap.
Temu Daerah BEM Nusantara yang mengangkat tema “Transformasi Kepemimpinan: Menuju BEM Nusantara Sulawesi Selatan yang Progresif dan Visioner” di hadiri oleh BEM/DEMA Tingkat Universitas/Setaranya dari berbagai kampus di Sulawesi Selatan mulai dari Makassar, Bulukumba bahkan Palopo dan Toraja.
Dalam Visi dan Misi Presiden Mahasiswa BEM Politeknik Muhammadiyah Makassar tersebut menyampai akan berkomitmen untuk akan fokus bergerak untuk menjalankan visi BEM Nusantara.
“Sebagai Aliansi tentunya kita harus bergerak bersama sehingga apa yg kita cita-citakan dapat benar-benar teraktual, fokus kita adalah menjalankan visi aliansi BEM Nusantara yakni mendaerahkan isu nasional dan menasionalkan isu-isu kedaerahah” ucap Ahmad
Ahmad juga akan fokus untuk merangkul BEM dari Kampus yang ada di kabupaten/kota Sulawesi Selatan
“Saya akan fokus untuk merangkul BEM/DEMA yang ada di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang secara sikap belum tergabung dalam BEM Nusantara” Ucap Ahmad
Ia juga berharap untuk era kepemimpinannya mendapat dukungan penuh dari BEM/DEMA yang merupakan keanggotaan Aliansi BEM Nusantara Sulawesi Selatan untuk bergerak bersama.
“Semoga di kepemimpinan saya ini dapat memberikan yang terbaik untuk BEM Nusantara terkhusus di daerah Sulawesi Selatan ini, menjaga dan melanjutkan apa yang telah dijalankan koordinator daerah sebelumnya serta terlibat aktif dalam advokasi-advokasi isu kedaerahan da nasional” harap ahmad
Mahliga Nurlang yang merupakan Koordinator Daerah 2023-2024 juga berharap bahwa program-program aliansi dimasa kepemimpinannya yang bersifat positif dapat di lanjutkan oleh koordinator daerah selanjutnya.
“Di masa kepemimpinan saya tentu tidak luput dari kekurangan-kekurangan, oleh karena itu saya berhadapan pengurus daerah selanjutnya dapat menutupi/memperbaiki hal tersebut dan melanjutkan program yang sifatnya positif untuk Aliansi dan keanggotaan BEM/DEMA yang ada di dalamnya. Harap Mahliga Nurlang
“Aliansi hadir untuk merangkul BEM/DEMA tampa pengecualian, karena dengan itu kita dapat menjadi kelompok aliansi yang inklusif terhadap perbedaan-perbedaan latar belakang seperti kultur daerah dan ideologi kampus” tutup Mahliga Nurlang















