SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Komandan Kodim (Dandim) 1420/Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim, menggelar coffee morning bersama insan pers Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (6/1/2025). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi TNI dan media dalam mengawal pembangunan daerah serta menyukseskan program strategis nasional pemerintah.
Dalam pertemuan santai namun sarat makna tersebut, Dandim 1420/Sidrap menegaskan bahwa TNI tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan rakyat dan peran media.
Menurutnya, insan pers merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
“Jujur, TNI tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan rakyat. Karena TNI itu dari rakyat, lahir dari rakyat, dan untuk rakyat,” tegas Letkol Inf Andi Zulhakim di hadapan awak media.

Ia berharap media dapat terus bersinergi dengan TNI dalam menjaga stabilitas wilayah, menyampaikan kondisi sosial masyarakat, sekaligus mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Sidrap.
Kolaborasi yang solid antara TNI dan pers dinilai sangat penting dalam mendukung pelayanan publik serta menyukseskan program pemerintah pusat dan daerah.
Pada kesempatan itu, Dandim 1420/Sidrap juga secara khusus meminta dukungan media dalam menyosialisasikan Program Koperasi Merah Putih serta rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), yang merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap rekan-rekan media bisa membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama percepatan pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di setiap desa,” ujarnya.
Dijelaskan, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat penggerak ekonomi desa yang dilengkapi gudang pupuk, gudang pangan dan hasil pangan lokal, ruang poliklinik, layanan kesehatan dan gizi masyarakat, apotek, hingga koperasi simpan pinjam yang dikelola oleh PT Akrenas.
Program ini direncanakan akan dilaunching secara nasional pada 31 Januari mendatang oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, pembangunan markas Batalyon Teritorial Pembangunan juga menjadi perhatian utama Kodim 1420/Sidrap. Kehadiran batalyon ini diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Salah satu lokasi yang direncanakan sebagai markas batalyon berada di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, dengan konsep kawasan terpadu yang dilengkapi pasar dan swalayan.
Dengan ratusan personel yang menetap, aktivitas ekonomi masyarakat setempat diproyeksikan akan meningkat signifikan.
“Ini adalah tujuan utama Presiden Prabowo Subianto. Batalyon Teritorial Pembangunan bukan hanya soal keamanan, tetapi juga peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat pedesaan,” jelas Dandim, lulusan Akabri 2004 sekaligus putra daerah Pammana, Kabupaten Wajo.
Kegiatan coffee morning ini ditutup dengan sambutan dari Ketua KJI Sulsel Edi Basri dan Ketua PWI Sidrap Darwis Pantong. Keduanya menyatakan komitmen insan pers Sidrap untuk mendukung penuh program-program strategis pemerintah pusat yang akan dijalankan di daerah, sekaligus memperkuat kemitraan dengan TNI demi kepentingan masyarakat luas.















