Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Babinsa Koramil 1420-01/Panca Lautang bergerak cepat. Rabu pagi (11/6/2025), dua personelnya—Sertu Isman dan Koptu Asis Tuwo—menyambangi Pasar Sentral Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap. Mereka tak datang untuk belanja, tapi memantau langsung harga dan stok kebutuhan pokok yang belakangan jadi perhatian warga.
Apa urgensinya? Di tengah bayang-bayang fluktuasi harga menjelang hari besar atau tekanan pasar global, kehadiran Babinsa Koramil 1420-01/Panca Lautang jadi garda terdepan.
Mereka memastikan stabilitas sembako tetap terjaga, demi ketenangan dompet dan dapur masyarakat Sidrap.
Berikut daftar harga bahan pokok yang terpantau di pasar:
Beras:
Premium: Rp 14.000/kg
Kepala: Rp 14.000/kg
Biasa: Rp 12.000/kg
Ketan Hitam: Rp 20.000/liter
Ketan Putih: Rp 15.000/liter
Unggas:
Ayam Potong: Rp 50.000/ekor
Ayam Ras/Broiler: Rp 25.000/ekor
Ayam Kampung: Rp 80.000/ekor
Ikan:
Bandeng: Rp 15.000/ekor
Layang: Rp 8.000/ekor
Cakalang: Rp 20.000/ekor
Teri Kering: Rp 20.000/liter
Telur:
Ayam Ras: Rp 40.000/rak
Ayam Kampung: Rp 55.000/rak
Bebek: Rp 40.000/rak
Bebek Asin: Rp 60.000/rak
Minyak Goreng:
Kita: Rp 16.000/liter
Bimoli: Rp 25.000/liter
Sania: Rp 27.000/liter
Sayuran dan Bumbu Dapur:
Cabai Merah Besar: Rp 35.000/kg
Cabai Rawit Merah: Rp 55.000/kg
Tomat: Rp 10.000/kg
Bawang Putih: Rp 40.000/kg
Bawang Merah: Rp 30.000/kg
Gula:
Gula Pasir: Rp 17.500/kg
Gula Merah: Rp 30.000/kg
Daging:
Daging Sapi: Rp 135.000/kg
Sertu Isman menjelaskan bahwa hasil pantauan menunjukkan ketersediaan bahan pokok di Pasar Sentral Bilokka masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.
Namun demikian, pemantauan akan terus dilakukan secara rutin guna mengantisipasi potensi kenaikan harga atau kelangkaan barang.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Sertu Isman.
Dengan langkah konkret di lapangan, Babinsa Koramil 1420-01/Panca Lautang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal denyut kebutuhan pokok masyarakat.
Bukan hanya soal keamanan wilayah, tapi juga urusan perut rakyat jadi perhatian serius di setiap jengkal pasar.
Karena buat Babinsa Koramil 1420-01/Panca Lautang, ketahanan pangan bukan sekadar jargon. Mereka hadir langsung, jadi mata dan telinga rakyat, memastikan kesejahteraan warga bukan cuma wacana.
Inilah wujud nyata TNI AD yang makin dekat dan relevan bagi kehidupan masyarakat. (*)















